• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Maskapai Garuda dan Citilink Indonesia Hentikan Penerbangan ke China

by Redaksi Asiatoday
February 4, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Maskapai Garuda dan Citilink Indonesia Hentikan Penerbangan ke China

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menghentikan sementara sebanyak 30 frekuensi penerbangan per pekan dari dan menuju China. Langkah ini diambil setelah WHO menetapkan status darurat internasional wabah virus corona di negeri China.

Hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait dengan penundaan sementara layanan penerbangan dari dan menuju China yang akan mulai diberlakukan pada 5 Februari 2020 pukul 00.00 hingga waktu yang akan ditentukan lebih lanjut.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan penundaan sementara penerbangan dari dan ke China tersebut merupakan bentuk perhatian serius maskapai terhadap upaya antisipasi penyebaran virus dengan mengedepankan aspek keselamatan penerbangan, serta keselamatan penumpang dan awak pesawat.

RelatedPosts

Global Investors Double Down on Indonesia’s Nickel Boom With $169 Million HPAL Deal

Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

“Kebijakan tersebut juga merupakan tindak lanjut komitmen dan dukungan penuh kami terhadap upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona di Indonesia yang salah satunya dilakukan melalui penundaan sementara rute penerbangan dari dan menuju China,” jelasnya dalam keterangan resmi, yang diterima Selasa (4/2/2020).

Penundaan sementara tersebut melingkupi layanan penerbangan dari dan menuju Beijing, Shanghai, Guangzhou, Zhengzhou dan Xi’an. Saat ini, Garuda Indonesia melayani sebanyak 30 fekuensi penerbangan setiap minggunya ke China.

Sementara itu, penerbangan dari dan menuju Hongkong masih dilayani dengan pengawasan penuh bersama dengan otoritas terkait.

Garuda terus memantau situasi terkini dan akan mengambil tindakan yang diperlukan termasuk memberikan informasi terbaru khususnya terkait tindak lanjut atas layanan operasional penerbangan.

Melalui penundaan sementara penerbangan ke China tersebut, pihaknya memberlakukan kebijakan yang fleksibel mekanisme reschedule dan re-route untuk layanan penerbangan dari dan menuju China.

Dia juga menganjurkan kepada calon penumpang untuk melakukan pengecekan jadwal penerbangan secara berkala pada kanal media sosial resmi Garuda, khususnya untuk ruta-rute yang rawan akan penyebaran virus corona.

Selain Garuda, kebijakan serupa juga diterapkan maskapai penerbangan Citilink Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) Citilink Indonesia, Juliandra menyebutkan penghentian penerbangan itu sudah dilakukan sejak Sabtu 1 Februari 2020, baik untuk penerbangan reguler maupun penerbangan charter dari dan menuju negeri tirai bambu.

Selain itu, Citilink Indonesia juga telah bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bandara setempat untuk mengantisipasi ada virus corona yang menyebar dengan menyemprot cairan desinfektan untuk pesawat sebelumnya yang terbang dari China.

“Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan seluruh penumpang,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, yang diterima Selasa (4/2/2020).

Dia menjelaskan Citilink Indonesia memiliki satu penerbangan reguler rute Denpasar-Kunming, serta lima penerbangan charter rute Manado-Guiyang, Padang-Kunming, Denpasar-Wenzhou, Denpasar-Guiyang dan Solo-Kunming.

Dikatakan, penumpang yang penerbangannya terdampak terkait penghentian penerbangan itu, dapat melakukan refund atau pengembalian uang tiket.

“Citilink Indonesia akan terus memantau terkait situasi dan kondisi mengenai virus corona yang sedang mewabah dan akan terus melakukan antisipasi penyebaran virus corona,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusCitilink IndonesiaGaruda IndonesiaMaskapai PenerbanganVirus KoronaVirus PneumoniaWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Global Investors Double Down on Indonesia’s Nickel Boom With $169 Million HPAL Deal
  • Vietnam Overtakes Thailand? Southeast Asia’s Tourism Powerhouse Is Shifting
  • ASEAN, Australia Deepen Strategic Partnership with High-Level Dialogue on Indo-Pacific Future
  • Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia
  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.