• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mengapa Perokok Berat Rentan Tertular Virus Corona?

by Redaksi Asiatoday
March 14, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mengapa Perokok Berat Rentan Tertular Virus Corona?

Asap rokok. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah riset terbaru mengungkap, merokok dapat meningkatkan risiko untuk tertular virus Corona. Hal itu diungkapkan Kepala Lembaga Biologi Molekuler EIjkman Prof Amin Soebandrio.

“Berbeda dengan bakteri, virus hanya bisa tumbuh di dalam sel hidup. Untuk bisa masuk ke dalam sel, virus perlu tempat berlabuh atau reseptor,” kata Amin dalam taklimat media yang diadakan Komite Nasional Pengendalian Tembakau di Jakarta, Jumat (13/3/2020), dilansir Antara.

Amin mengatakan reseptor untuk virus Corona untuk bisa masuk ke dalam sel adalah ACE2, CD209, dan CLEC4M. Setelah masuk ke dalam sel melalui reseptor, virus akan melakukan replikasi sehingga semakin banyak virus di dalam sel.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Semakin banyak reseptor ACE2, CD209, dan CLEC4M, maka juga akan semakin banyak virus Corona yang bisa masuk ke dalam sel di dalam tubuh manusia.

“Menurut hasil studi yang masif dilakukan di China setelah kasus Covid-19 merebak, ditemukan ACE2 dan CD209 diekspresikan lebih banyak di paru-paru perokok,” jelasnya.

Menurut Amin, merokok dapat mengubah sel paru-paru menjadi lebih rentan terhadap infeksi virus Corona melalui peningkatan ekspresi ACE2 dan kemudian memfasilitasi virus untuk masuk.

“Pada perokok ACE2 dan CD209 sangat menonjol. Kalau pelabuhan semakin banyak, yang berlabuh juga akan lebih banyak. Karena itu perokok lebih besar peluang terinfeksi virus Corona,” tuturnya.

Sekelompok peneliti dari China dengan beragam latar belakang institusi menyebutkan keparahan virus Corona pada laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan karena laki-laki di China kebanyakan adalah perokok berat.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa 61,5 persen penderita pneumonia berat akibat virus Corona adalah laki-laki dan tingkat kematian 4,45 persen pada laki-laki dan 1,25 persen pada perempuan.

Sementara itu, studi lainnya menyebutkan 99 orang pasien dari Rumah Sakit Jinyintan Wuhan yang dirawat selama 20 hari, 11 orang meninggal pada akhir penelitian dan diketahui tiga orang adalah perokok dengan dua kematian pertama adalah perokok laki-laki. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusCoronavirusPandemi GlobalVirus Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.