• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Meski Kaya Minyak, Sepertiga Penduduk Arab Hidup dalam Kemiskinan

by Redaksi Asiatoday
January 2, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Meski Kaya Minyak, Sepertiga Penduduk Arab Hidup dalam Kemiskinan 1

Kota Riyadh, Arab Saudi. Dok

ASIATODAY.ID, JENEWA – Negara-negara Arab dikenal sebagai penghasil minyak terbesar di dunia.

Meski demikian, kehidupan sebagian masyarakat di kawasan itu masih memprihatinkan.

Laporan Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia Barat (ESCWA) menyatakan, sepertiga penduduk Arab hidup di bawah garis kemiskinan. Laporan yang diterbitkan pada Sabtu (31/12/2022) ini menyebutkan, kemiskinan di negara-negara Arab meningkat dan memengaruhi hingga 130 juta orang.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Menurut ESCWA, ekonomi kawasan diperkirakan tumbuh 4,5 persen pada 2023 dan 3,4 persen pada 2024. Sementara, pengangguran di wilayah Arab mencatat tingkat tertinggi di dunia pada 2022 sebesar 12 persen.

“Mungkin (angka pengangguran) ada sedikit penurunan pada 2023 menjadi 11,7 persen,” kata laporan ESCWA, sebagaimana dilaporkan Middle East Monitor, Minggu (1/1/2023).

Penulis utama laporan ESCWA, Ahmed Moummi, mengatakan, prospek pertumbuhan kawasan ini positif. Namun, ada perbedaan signifikan di antara negara-negara yang diperburuk perang di Ukraina.

“Situasi saat ini menghadirkan peluang bagi negara-negara Arab pengekspor minyak untuk mendiversifikasi ekonomi mereka dari sektor energi dengan mengumpulkan cadangan dan berinvestasi dalam proyek-proyek yang menghasilkan pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan,” kata Moummi.

ESCWA adalah salah satu dari lima komisi regional PBB, yang mendukung pembangunan ekonomi dan sosial secara inklusif dan berkelanjutan di negara-negara Arab. Komisi ini juga bekerja untuk meningkatkan integrasi regional. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ESCWAIndonesia-Negara TelukKemiskinan Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.