• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mitigasi Varian Delta Plus, Pintu Masuk Indonesia Dijaga Ketat

by Redaksi Asiatoday
November 10, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Mitigasi Varian Delta Plus, Pintu Masuk Indonesia Dijaga Ketat

Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mulai langkah mitigasi guna membendung corona Delta Plus yang kini sudah menyerang di Singapura dan Malaysia.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menginstruksikan penjagaan ketat pintu masuk Indonesia.

“Persiapkan SOP (standar prosedur operasional) dengan baik serta tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat sebagai langkah antisipasi varian baru corona Delta Plus A.Y.4.2,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham, Andap Budhi Revianto melalui keterangan tertulis, Rabu (10/11/2021).

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Kebijakan pengetatan pintu masuk tertuang dalam Surat Edaran Nomor SEK-27.OT.02.02.

Menurut Andap, sejumlah pintu masuk yang kembali dibuka yakni Bandara Soekarno Hatta (Banten), Bandara Hang Nadim (Kepulauan Riau), Bandara Raja Haji Fisabilillah (Kepulauan Riau), Bandara Ngurah Rai (Bali), Bandara Sam Ratulangi (Sulawesi Utara).

Selain bandara, pemerintah juga sudah mengizinkan pendatang dari luar negeri masuk ke Indonesia melalui pelabuhan dan pos lintas perbatasan negara, yakni Pelabuhan Batam dan Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Pelabuhan Nunukan (Kalimantan Utara), dan Pos Lintas Batas Negara Aruk dan Entikong (Kalimantan Barat). Kemudian, Pos Lintas Batas Negara Motaain (Nusa Tenggara Timur).

Di sisi lain, Andap memberikan perhatian khusus kepada Kantor Wilayah Imigrasi NTB dan Bali. Sebab, kedua provinsi tersebut bakal sibuk dengan event world super bike dan pertemuan G-20.

“Lebih memperketat pengawasan, mempersiapkan langkah-langkah antisipasi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ungkap dia.

Selain itu, Andap meminta pengawasan ketat juga diterapkan secara ketat dan intens terhadap pegawai imigrasi. Mereka harus menghindari kerumunan saat tidak bertugas.

“Masing-masing satuan kerja agar secara intens memonitor kondisi pegawai dan dilarang menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2022,” tandasnya. (ATN)

Tags: Corona AsiaVarian Delta
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.