• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Myanmar Beli Bahan Bakar Minyak dari Rusia dengan Rubel

by Redaksi Asiatoday
September 8, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Myanmar Beli Bahan Bakar Minyak dari Rusia dengan Rubel

Kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing (kiri) bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) di Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, Russia. Foto: Kremlin

ASIATODAY.ID, MOSKWA – Pemimpin Junta Myanmar, Min Aung Hlaing mengumumkan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dari Rusia. Myanmar telah mulai membeli produk minyak dari Rusia dan mengharapkan pengiriman bahan bakar solar dalam beberapa hari mendatang.

Myanmar terpaksa mengimpor bahan bakar minyak setelah harga bensin melonjak dan negara itu dilanda kekurangan.

“Pengiriman produk minyak bumi dari Rusia ke Myanmar sudah berjalan dengan sukses,” kata Jenderal Senior Myanmar, Min Aung Hlaing kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, sebagaimana dilaporkan The Moscow Times, Rabu (7/9/2022).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Min Aung Hlaing berbagi berita tentang kunjungan keduanya ke Rusia dalam waktu kurang dari dua bulan karena kedua negara yang terisolasi berusaha untuk memperdalam hubungan dalam menghadapi sanksi internasional.

“Kami akan menerima pengiriman pertama bahan bakar solar dari Rusia dalam beberapa hari,” katanya, mencatat bahwa Mynmar siap membayar pasokan dalam rubel Rusia.

Min Aung Hlaing dikabarkan telah setuju untuk mengimpor bensin dari Rusia selama perjalanan terakhirnya ke Rusia pada bulan Juli.

“Mata uang apa pun yang diterima pihak Rusia, itulah yang akan kami bayar. Ini membuat kami lebih mudah karena ada banyak batasan untuk menerima dan mentransfer dalam mata uang lain,” kata Min Aung Hlaing.

Sementara itu, Rusia memang sedang mencari tujuan ekspor baru untuk ekspor energinya di tengah sanksi Barat atas invasi ke Ukraina. Rusia adalah sekutu utama dan pemasok senjata militer Myanmar.

Pada Rabu (7/9), Kremlin menyatakan Min Aung Hlaing bertemu dengan Presiden Vladimir Putin di sela-sela Forum Ekonomi Timur Rusia di kota pelabuhan Vladivostok. (ATN)

Tags: MyanmarVladimir Putin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.