• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 18, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Naik 16,8 Persen, Bank Panin Raih Keuntungan Rp2,52 Triliun Pada 2019

by Redaksi Asiatoday
October 26, 2019
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Naik 16,8 Persen, Bank Panin Raih Keuntungan Rp2,52 Triliun Pada 2019

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Bank Panin Tbk. menutup kuartal III/2019 dengan perolehan laba bersih sebesar Rp2,52 triliun atau naik 16,8% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kontributor utamanya adalah pendapatan operasional lain, termasuk fee based income yang tumbuh 5,31% yoy, menjadi Rp1,59 triliun.

Capaian pertumbuhan laba dua digit tersebut dibukukan ditengah merosotnya pendapatan bunga bersih (net interest income/NII). Bank melaporkan NII secara konsolidasi turun 1,3% yoy menjadi Rp6,7 triliun.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Menurunnya NII perusahaan disebabkan oleh tekanan suku bunga. Rasio margin bunga bersih (net interest margin/NIM) bank turun tergerus 10 basis poin (bps) menjadi 4,73% per September 2019.

Selain itu, laju bisnis utama bank juga masih tergolong lambat, karena tumbuh di bawah rata-rata industri. Emiten berkode BNPN ini menyalurkan kredit sebesar Rp153,4 triliun per September 2019, atau naik 3,9% yoy.

Menurut Sekretaris Perusahaan Bank Panin Jasman Ginting, pertumbuhan kredit komersial masih melambat sebagai dampak perekonomian yang belum menentu menjelang pelantikan presiden.

“Para debitur masih menunggu perkembangan pasar,” kata Jasman melalui keterangan tertulis, Jumat (25/10/2019).

Dari sisi penghimpunan dana, deposito atau dana mahal masih mendominasi. Per September 2019, rasio dana murah (current account savings account/CASA) bank turun menjadi 35,6% dari 36,3% pada periode yang sama tahun lalu.

Secara total dana pihak ketiga (DPK) pada kuartal III/2019 tumbuh ditopang oleh dana mahal, yang naik 2,4% yoy. Pada saat yang sama tabungan nyaris tidak bergerak dibandingkan dengan tahun lalu, sedangkan giro turun 3,6% yoy.

Adapun sejak kuartal I/2019, Bank Panin telah ditetapkan sebagai bank umum kelompok usaha (BUKU) IV. Perusahaan masuk ke jajaran bank bermodal lebih dari Rp30 triliun dengan menngadalkan pertumbuhan organik.

Selanjutnya sebagai anggota bank kasta tertinggi di Indonesia, BNPN akan berupaya meningkatkan manajemen risiko dan manajemen likuiditas agar mencapai kinerja maksimal serta efisien.

Ekspansi layanan nasabah akan dilakukan melalui pemanfaatan fitur teknologi digital banking dan jaringan elektronik seperti mobile dan internet banking, serta pembayaran uang elektronik berbasis kartu. (AT)

,’;\;\’\’
Tags: Bank Panin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.