• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Negara-negara Eropa Kompak Larang Warganya Bepergian ke Iran dan Irak

by Redaksi Asiatoday
January 8, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Negara-negara Eropa Kompak Larang Warganya Bepergian ke Iran dan Irak

ASIATODAY.ID, PARIS – Konflik yang kian menajam antara Iran dan Amerika Serikat (AS) membuat negara-negara di Eropa seperti Francis, Belanda, Inggris, meningkatkan keamanan bagi warganya.

Pemerintah Prancis pada Selasa (07/01/2020) waktu setempat menyerukan kepada warga negaranya untuk tidak bepergian ke Iran dan juga Irak, mengingat situasi keamanan yang tidak stabil.

Kementerian Luar Negeri Francis juga mengimbau warga negaranya untuk sementara ini tidak bepergian ke luar negeri dan mulai meningkatkan kewaspadaan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut pernyataan tersebut, mereka diminta membatasi perjalanan di Iran dan juga Irak serta menghindari pertemuan.

Otoritas Inggris juga sebelumnya telah memperingatkan warga negaranya untuk menghindari semua perjalanan ke Irak, di luar kawasan Kurdistan. Pihak Inggris juga meminta warganya agar tidak melakukan perjalanan ke Iran kecuali penting.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Belanda meminta warga negaranya untuk meninggalkan Baghdad “jika hal itu memungkinkan dengan cara yang aman.”

Konflik Iran dan Amerika Serikat berpotensi menjadi konflik terbuka. Pasca terbunuhnya Jenderal Qassem Soleimani, Iran dilaporkan melakukan tindakan balasan dengan menggempur pangkalan Amerika di Irak. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Amerika SerikatEropaIrakIranKonflik Iran-Amerika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.