• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Norwegia Desak Israel Hentikan Aneksasi Tepi Barat Palestina

by Redaksi Asiatoday
June 4, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Erdogan Bertekad Lindungi Palestina dari Aneksasi Israel

Al Quds, Tepi Barat Palestina. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Norwegia, negara yang memimpin penggalangan dana internasional untuk Palestina, mendesak Israel untuk tidak mencaplok Tepi Barat Palestina.

Norwegia mengepalai Komite Penghubung Ad Hoc (AHLC), yang bertemu pada hari Selasa untuk membahas rencana Israel memperluas kedaulatannya ke pemukiman Yahudi dan Lembah Yordan di Tepi Barat, Palestina.

“Setiap langkah unilateral akan merusak proses (perdamaian), dan pencaplokan akan menjadi pelanggaran langsung dan bertentangan dengan hukum internasional,” ujar Menteri Luar Negeri Ine Eriksen Soereide, melansir Middleeast, Rabu (3/6/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Norwegia membantu menengahi Kesepakatan Oslo 1993 dan 1995, yang mengatur pemerintahan sendiri Palestina sementara dan terbatas di wilayah pendudukan dan memprakarsai proses perdamaian jangka panjang yang kini hampir mati.

Soereide mengatakan dia telah berbicara pada hari Selasa dengan rekannya dari Israel, Gabi Ashkenazi, untuk mendesak Israel untuk melanjutkan pembicaraan langsung dengan Palestina dan menghindari tindakan sepihak.

“Itu akan merusak potensi solusi dua negara,” katanya.

Pertemuan AHLC juga mendesak para donor untuk memenuhi komitmen keuangan mereka kepada Otoritas Palestina dan badan bantuan Palestina untuk membantu memerangi penyebaran virus corona baru.

Otoritas kesehatan Tepi Barat melaporkan 388 kasus virus corona dengan dua kematian pada Senin, sementara di Gaza, 61 kasus dan satu kematian telah didaftarkan.

Soereide memuji kerja sama antara Israel dan Palestina dalam masalah ini, serta antara Palestina dan PBB, tetapi memperingatkan bahwa kurangnya pengujian berarti jumlahnya bisa lebih tinggi. (ATN)

Tags: IsraelNorwegiaPalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.