• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Para Pemimpin Dunia Umumkan Pendanaan US$826 Juta Kepada ECW

by Redaksi Asiatoday
February 20, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Para Pemimpin Dunia Umumkan Pendanaan US$826 Juta Kepada ECW

Direktur Eksekutif Education Cannot Wait, Yasmine Sherif. Ist

ASIATODAY.ID, JENEWA – Para pemimpin dunia mengumumkan pendanaan senilai US$826 juta kepada Education Cannot Wait (ECW) dan tantangan global untuk mendukung pendidikan 222 juta anak perempuan serta anak laki-laki yang terkena dampak krisis.

Pengumuman ini dibuat di Konferensi Pembiayaan Tingkat Tinggi ECW pada tanggal 16–17 Februari di Jenewa, Swiss.

Secara keseluruhan, 17 donatur mengumumkan ikrar kepada ECW, termasuk lima kontribusi dari donatur baru – Koalisi Bisnis Global, Italia, Qatar, Spanyol, dan Zürcher Kantonalbank.

RelatedPosts

Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge

Indonesia Unveils 30 Million Carbon Credits in Bid to Become Global Carbon Market Powerhouse

Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature

Hanya satu bulan lebih sebelum Rencana Strategis 2023–2026 baru Dana multilateral itu, komitmen penting ini sudah mencapai setengah dari US$1,5 miliar lebih yang diperlukan untuk menjangkau 20 juta anak-anak dan remaja.

Di seluruh dunia, 222 juta anak-anak yang terkena dampak konflik, perubahan iklim, pengungsian paksa, dan krisis-krisis lain berkepanjangan lainnya sangat membutuhkan pendidikan yang berkualitas.

“Tidak ada demokrasi tanpa pendidikan. Kita harus mampu mengandalkan generasi mendatang yang berpendidikan,” ujar Dewan Federal Konfederasi Swiss, Ignazio Cassis.

Swiss turut menyelenggarakan Konferensi Pembiayaan Tingkat Tinggi dengan ECW dan Pemerintah Kolombia, Jerman, Niger, Norwegia, serta Sudan Selatan.

Jerman tetap menjadi donatur terbesar ECW. “Ikrar hari ini akan membantu memberikan harapan kepada jutaan kawula muda yang paling rentan. Jerman sudah mengumumkan tahun lalu bahwa kami akan mendukung Rencana Strategis untuk membantu anak-anak ini dengan pendanaan senilai €210 juta selama empat tahun ke depan,” ujar Svenja Schulze, Menteri Federal untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi, Jerman.

Inggris Raya menyediakan komitmen baru terbesar untuk hari itu, yang mengumumkan pendanaan baru senilai £80 juta kepada ECW.

“Kami memperbarui komitmen terhadap pendidikan dalam keadaan darurat karena kami menolak untuk menyerah dalam membantu 222 juta anak dan remaja yang terkena dampak perang, bencana, serta pengungsian,” ujar Menteri Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan, Andrew Mitchell.

Kanada mengumumkan pendanaan baru senilai CAD$87,5 juta selama sesi penyampaian ikrar bantuan tingkat tinggi itu.

“Kami akan terus bekerja dengan para mitra untuk membantu memastikan bahwa pendidikan berkualitas tersedia bagi semua anak,” ujar Harjit S. Sajjan, Menteri Pembangunan Internasional.

“Bahkan ketika mencapai target $1,5 miliar, kami tidak akan berhenti di sana,” ujar Direktur Eksekutif Education Cannot Wait, Yasmine Sherif.

“Dengan kontribusi murah hati saat ini, kami akan mampu menjangkau 10 juta anak-anak yang terkena dampak krisis dengan pendidikan yang berkualitas. Ini merupakan investasi kami di bidang kemanusiaan.” (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Education Cannot WaitKonferensi Pembiayaan Tingkat TinggiKrisis Biaya Hidup
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.