• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Partai Demokrat Berjaya di Pemilu Korea Selatan

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Partai Demokrat Berjaya di Pemilu Korea Selatan

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Korea Selatan sukses menggelar Pemilihan Umum (Pemilu) ditengah pandemi coronavirus (Covid-19), Rabu (15/4/2020).

Berdasarkan hasil hitung cepat, Partai Demokrat yang dipimpin oleh Presiden Moon Jae-in meraih kemenangan mutlak sebesar 66 persen suara.

Dengan capaian itu, Demokrat dikalkulasi akan meraih 155 dari 300 kursi parlemen, lebih banyak dari kemenangan mereka di pemilu sebelumnya yang meraih 120 kursi.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Pengumuman hasil manual memang baru akan disampaikan beberapa hari mendatang. Namun, bila akhirnya benar mampu mengamankan 155 kursi, maka Demokrat mencatatkan kemenangan terbesar dalam sejarah Pemilu Korsel selama 24 tahun terakhir.

Kemenangan ini terasa semakin bersejarah lantaran Korsel menggelar pemilu di tengah pandemi global covid-19.

Kim Duyeon, penasihat senior Asia Timur di International Crisis Group, mengungkapkan, Korea Selatan telah membuktikan bahwa mereka bisa melampaui AS dan Prancis. Kedua negara ini belakangan menunda beberapa proses pemilihan pemimpin wilayah karena wabah corona.

Menurut Duyeon, dengan menghelat pemilu, Pemerintah Korsel juga membuktikan bahwa mereka menghormati hak berpolitik warganya.

“Warga Korsel adalah orang-orang yang punya trauma tinggi karena pada masa lalu hidup di bawah rezim otoriter. Pemilu bagi masyarakat Korsel begitu penting, bahkan perang 1952 atau wabah H1N1 tahun 2009 lalu tak membuat mereka takut memilih,” ujar Duyeon melansir Bloomberg.

Meskipun berhasil menggelar Pemilu sesuai agenda, Korsel tetap menerapkan protokol ketat untuk menghindari corona. Sebagai contoh, setiap calon pemilih yang hendak masuk ke bilik suara wajib menjaga jarak 1 meter dari antrean di depannya.

Pemilih juga diharuskan memakai masker, serta dilakukan pengecekan suhu badan oleh petugas secara ketat.

Dalam pemilu tahun ini, total calon anggota parlemen Korsel yang mendaftarkan diri mencapai 1.100 kandidat yang tersebar ke 253 daerah. Ada pula 300 kandidat terpisah yang bersaing untuk memperebutkan 47 kursi melalui dukungan partai. (ATN)

Tags: COVID-19Korea SelatanMoon Jae-inPemilu Korea Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.