• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pasar Tekstil Indonesia Stagnan, Jokowi Kumpulkan Para Pengusaha

by Redaksi Asiatoday
September 16, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pasar Tekstil Indonesia Stagnan, Jokowi Kumpulkan Para Pengusaha

Presiden Jokowi saat menerima Pengurus dan Anggota Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Produsen Serat Sintetis dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), di Istana Merdeka, Jakarta. Foto : setkab

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, gejolak ekonomi dunia seperti perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat bisa menjadi tantangan tapi sekaligus bisa menjadi peluang Indonesia untuk meningkatkan ekspor, termasuk produk tekstil, serat sintetis, dan benang filamen.

“Apalagi industri tekstil dan pakaian jadi menjadi industri dengan pertumbuhan tertinggi di Triwulan II 2019 tahun ini, yaitu sebesar 20,71 persen. Ini adalah pertumbuhan yang yang sangat tinggi, dan masuk lima besar sebagai industri dengan kontribusi tertinggi terhadap PDB di Triwulan II 2019 yaitu 1,30 persen,” kata Presiden Jokowi saat menerima Pengurus dan Anggota Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Produsen Serat Sintetis dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), di Istana Merdeka, Jakarta, dilansir dari setkab, Senin (16/9/2019).

Namun, lanjut Presiden, pertumbuhan pangsa pasar tekstil dan produk tekstil Indonesia di pasar global cenderung stagnan, yaitu di sekitar 1,6 persen.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Ia juga menambahkan bahwa posisi Indonesia tertinggal jauh misalnya kalau dibandingkan dengan China itu 31,8 persen dan dua pesaing utama, yaitu Vietnam 4,59 persen dan Bangladesh 4,72 persen di tahun 2018.

Presiden mensinyalir, rendahnya pertumbuhan ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia itu karena tingginya biaya produksi lokal, fasilitas dan kebijakan dagang yang berpihak pada impor, dan kurangnya perencanaan jangka panjang yang berdampak pada minimnya investasi.

Untuk itu, Presiden meminta masukan masukan baik dari API maupun APSyFI mengenai apa yang bisa dikerjakan bersama-sama.

“Saya ingin tahu betul apa yang diinginkan oleh pelaku usaha, saya kira jangan banyak-banyak usulannya, tiga pokok saja tapi kita rumuskan, kita putuskan, kemudian pemerintah akan lakukan kebijakannya sehingga betul-betul bermanfaat bagi Bapak-Ibu semuanya,” kata Presiden Jokowi.

Presiden berharap gejolak ekonomi dunia itu justru menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperbaiki hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Sehingga kesempatan ini harus digunakan agar terjadi titik balik bagi industrialisasi yang ada di negara kita.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menperin Airlangga Hartarto, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala BEKRAF Triawan Munaf, Ketua Umum API Ade Sudradjat, dan Ketua Umum APSyFI Ravi Shankar. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Asosiasi TekstilImpor TekstilIndustri TekstilTekstil Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.