• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pelosi ke Taiwan, AS Sengaja Lecehkan Kedaulatan China

by Redaksi Asiatoday
August 5, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China Dukung Penuh ASEAN Jadi Kawasan Bebas Nuklir

Diplomat senior China, Wang Yi. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – China merasa sangat dilecehkan oleh Amerika Serikat (AS) menyusul kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Karena itu, China bersumpah untuk menghukum pelanggar dengan konsekuensi yang ada.

Beijing menegaskan bahwa kontrol China atas Taiwan tidak dapat dihindari.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

Berbicara kepada wartawan di sela-sela pertemuan di Kamboja pada Rabu (3/8/2022), Menteri Luar Negeri Wang Yi mengecam pesta makan Pelosi ke pulau itu, menganggap perjalanan itu sebagai provokasi karena Beijing menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya sendiri.

“Ini adalah lelucon yang lengkap. Di bawah kedok demokrasi, AS melecehkan kedaulatan China. Tindakan sesat ini tidak akan mengubah konsensus internasional tentang prinsip Satu China, atau tren sejarah yang tidak dapat diubah bahwa Taiwan akan kembali ke tanah air,” katanya, seperti dilaporkan RT, Kamis (4/8/2022).

Kunjungan Pelosi, yang dilaporkan beberapa hari sebelumnya, telah memicu tanggapan keras dari pejabat China, yang telah berulang kali mengutuk perjalanan sebelumnya oleh delegasi tingkat rendah.

Beijing juga menanggapi dengan putaran besar latihan militer yang diadakan di sekitar pulau itu.

Dilaporkan, latihan militer China akan mencakup latihan “blokade bersama”, “serangan laut dan pelatihan pertempuran darat dan udara” serta menampilkan “senjata canggih” seperti senjata rudal hipersonik DF-17.

Sementara Amerika Serikat secara resmi menerima prinsip Satu China dari pemerintah Beijing, bahwa Taiwan adalah bagian dari hak milik China.

AS telah lama mempertahankan kebijakan ambiguitas yang disengaja terhadap pulau itu.

AS justru menyetujui serangkaian penjualan senjata defensif ke Taipei selama bertahun-tahun. sambil menahan diri dari komitmen keamanan formal.

Namun, sejak menjabat, Presiden AS Joe Biden telah membuat pernyataan yang bertentangan dengan posisi itu.

AS bahkan menyatakan bahwa pasukan Amerika akan mempertahankan pulau itu dari serangan China di masa depan, meskipun pejabat Gedung Putih dengan cepat menarik kembali komentar tersebut. (ATN)

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.