• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Peluang Ekspor Indonesia Terbuka Lebar  ke Wilayah Amerika dan Eropa

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Digital Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INA-LAC) Resmi Diluncurkan

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi meluncurkan secara resmi platform digital Forum Bisnis INA-LAC. Ist

ASIATODAY.ID, BATAM – Dalam rangka mendorong diplomasi ekonomi, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mendorong pelaku usaha di Kota Batam dan Kepulauan Riau melakukan penetrasi pasar non tradisional produk ekspor Indonesia ke wilayah Amerika Latin dan Karibia, serta Eropa Tengah dan Timur.

Para pelaku usaha kini bisa memanfaatkan kegiatan forum bisnis yang akan diselenggarakan untuk penetrasi pasar Eropa Tengah dan Timur pada bulan Juli 2021 dan wilayah Latin Amerika dan Karibia pada bulan Oktober 2021.

Kemlu akan menggunakan platform digital yang telah dikembangkan untuk memfasilitasi kegiatan forum bisnis yang diharapkan dilakukan secara hybrid, sebagaimana disampaikan

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Pandemi Covid-19 memerlukan semuanya melakukan inovasi dan tingkatkan kreativitas, termasuk diplomasi ekonomi Kemlu dalam mendukung Kementerian/Lembaga terkait untuk tingkatkan kinerja ekspor dan investasi,” ujar Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Duta Besar Ngurah Swajaya, pada kegiatan “Sosialisasi dan Penggalangan Pengusaha dalam memanfaatkan Peluang Pasar Wilayah Amerika dan Eropa”, Kamis (15/4/2021).

Kemlu berkomitmen melakukan berbagai upaya terobosan, termasuk pelaksanaan forum bisnis virtual, meningkatkan interaksi pelaku bisnis, termasuk sosialisasikan Undang-Undang Cipta Kerja dan membantu proses perundingan perjanjian perdagangan atau kerja sama kemitraan ekonomi komprehensif.

Duta Besar Ngurah Swajaya menjelaskan pengalaman pelaksanaan Ina-Lac Business Forum secara hybrid tahun lalu justru menghasilkan kontrak dagang yang lebih besar dari tahun sebelumnya yang dilakukan secara presensial, yakni sekitar USD71,02 juta atau Rp998,32 miliar serta potensi kesepakatan bisnis senilai USD14,36 juta atau Rp202,34 miliar.

Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid tersebut membahas peluang dan tantangan perdagangan, investasi dan pariwisata Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia serta Eropa Tengah dan Timur, platform digital www.ina-lac.com (Indonesia – Latin America and the Caribbean), serta sosialisasi perjanjian perdagangan antara Indonesia  dengan European Free Trade Association dalam bentuk Indonesia – EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA).

Dalam kegiatan dimaksud, disampaikan pula rencana kegiatan forum bisnis “Indonesia-Latin America and the Carribean Business Forum” (INA-LAC BF 2021) dan “Indonesia-Central and Eastern Europe Business Forum” (INA-CEE BF 2021).

Kedua forum bisnis ini terbuka untuk para pelaku usaha di Indonesia dapat berinteraksi, saling mengenal, dan berdiskusi mengenai peluang kerja sama bisnis dengan pengusaha asing dari kawasan.

Kegiatan Sosialisasi dan Penggalangan Pengusaha dilanjutkan dengan kunjungan ke sektor industri dan investasi di Batam, antara lain BP (Badan Pengusahaan) Batam, Panbil Industrial Estate, PT. Hydril Indonesia, dan studio animasi Kinema Infinite. (ATN)

Tags: INA-LACKerjasama Indonesia-Amerika Latin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.