• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Penerbangan Komersil Amerika ke Irak dan Iran Dihentikan

by Redaksi Asiatoday
January 8, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Penerbangan Komersil Amerika ke Irak dan Iran Dihentikan

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Menyusul konflik Iran dan Amerika Serikat (AS) yang makin menajam, Badan Penerbangan Federal (FAA) melarang penerbangan komersil Amerika Serikat di zona udara Irak, Iran, Teluk Persia dan Teluk Oman.

“FAA akan terus memantau situasi di Timur Tengah,” ujar keterangan resmi FAA, melansir Guardian, Rabu (08/01/2020).

“Kami terus berkoordinasi dengan mitra keamanan nasional dan juga akan berbagi informasi dengan pihak maskapai AS serta otoritas penerbangan sipil asing,” lanjutnya.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon mengonfirmasi terjadinya serangan misil di dua pangkalan militer di Irak, yakni di Ain al-Asad dan Erbil. Serangan dilaporkan Pentagon terjadi Rabu sekitar pukul 01.30 dini hari waktu setempat.

“Pangkalan al-Asad terkena serangan sedikitnya enam kali,” ujar pernyataan resmi militer AS.

Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC) mengatakan serangan terhadap pangkalan AS di Irak merupakan pembalasan atas kematian jenderal Qassem Soleimani. Soleimani tewas terkena serangan udara AS di Baghdad, Irak, pada Jumat 3 Januari.

“Kami memperingatkan kepada semua sekutu Amerika, yang memberikan pangkalan udara mereka kepada pasukan teroris, bahwa wilayah manapun yang menjadi basis dari aksi agresif terhadap Iran, akan menjadi target serangan,” sebut pernyataan resmi IRGC via kantor berita IRNA.

Presiden AS Donald Trump awalnya berencana memberikan pidato nasional terkait serangan Irak. Namun beberapa staf Gedung Putih menyebut rencana tersebut dibatalkan, dan Trump hanya akan mengeluarkan pernyataan via Twitter. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: FAAKonflik Iran-Amerika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.