• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pengguna Facebook di Asia Pasifik Capai 1 Miliar, Melebihi Eropa dan Amerika Utara

by Redaksi Asiatoday
December 19, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pengguna Facebook di Asia Pasifik Capai 1 Miliar, Melebihi Eropa dan Amerika Utara

Media sosial Facebook. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Intensitas penggunaan platform Facebook di kawasan Asia Pasifik tumbuh signifikan, bahkan jumlahnya melebihi di kawasan Eropa dan Amerika Utara.

“Terdapat lebih dari satu miliar pengguna aktif Facebook berasal dari Asia Pasifik,” terang Dan Neary, Wakil Presiden Facebook wilayah Asia Pasifik, dalam paparannya di forum Facebook APAC Press Day di Singapura, baru-baru ini.

Menurut dia, angka tersebut jauh lebih banyak daripada jumlah gabungan pengguna yang berasal dari wilayah Eropa dan Amerika Utara.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Menurut Dan, jumlah pengguna Facebook di kawasan Asia Pasifik meningkat 10 persen dari tahun ke tahun.

“Lebih dari 61 persen pengguna baru di kawasan Asia Pasifik ini mengakses dengan menggunakan perangkat seluler,” kata Dan Neary.

Selain itu, Dan juga mengungkapkan bahwa Facebook mengantisipasi perubahan tren yang akan terjadi di masa depan. Menurut dia, melihat dari kecenderungan yang akan datang para pengguna lebih suka menonton konten-konten atau video pendek.

“54 persen pemirsa video digital berasal dari kawasan Asia Pasifik,” ungkapnya.

Facebook juga terus berupaya meningkatkan keamanan dan privasi daring, yang mencakup melindungi pengguna dari perundungan siber, penipuan, atau pesan negatif.

Dan Neary menambahkan, Facebook juga telah mengembangkan beberapa mekanisme keamanan, seperti artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk mendeteksi pesan negatif dari pengguna untuk pencegahan bunuh diri.

Mekanisme AI tersebut juga diklaim telah mengidentifikasi lebih dari 95 persen kasus potensial bunuh diri. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: FacebookIndustri DigitalIndustri Telekomunikasi
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.