• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Persahabatan Tanpa Batas, Rusia-China Resmikan Jembatan Penghubung Kedua Negara

by Redaksi Asiatoday
June 11, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Persahabatan Tanpa Batas, Rusia-China Resmikan Jembatan Penghubung Kedua Negara 1

Jembatan sepanjang satu kilometer di atas Sungai Amur menghubungkan kota Blagoveshchensk di timur jauh Rusia dengan Heihe di utara China. Dok Kremlin

ASIATODAY.ID, MOSKOW – Rusia dan China makin menunjukkan hubungan persahabatan tanpa batas antara kedua negara.

Kedua negara pada Jumat (10/6/2022) meresmikan jembatan penghubung antara kedua negara saat Moskow berporos ke Asia di tengah konfrontasinya dengan Barat atas Ukraina.

“Jembatan sepanjang satu kilometer di atas Sungai Amur menghubungkan kota Blagoveshchensk di timur jauh Rusia dengan Heihe di utara China,” demikian Kremlin, seperti dilaporkan AFP.

RelatedPosts

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Indonesia Enters Aircraft Carrier Era

Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership

Pembangunan jembatan itu selesai dua tahun lalu, namun peresmiannya ditunda karena pandemi virus korona.

Selama upacara di Blagoveshchensk pada Jumat, jembatan dibuka untuk lalu lintas barang, dengan lewatnya truk pertama disambut oleh kembang api.

“Terdiri dari dua jalur lalu lintas, jembatan itu menelan biaya sekitar 19 miliar rubel atau sekitar Rp4,8 triliun,” imbuh laporan tersebut.

Persahabatan Tanpa Batas, Rusia-China Resmikan Jembatan Penghubung Kedua Negara 2
Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden China, Xi Jinping saat bertemu di Beijing pada hari Jumat (4/2/2022). Ist

Pernah menjadi musuh bebuyutan selama Perang Dingin, Moskow dan Beijing selama beberapa tahun terakhir telah meningkatkan kerja sama politik dan ekonomi. Hubungan baik keduanya didorong oleh keinginan untuk mengimbangi apa yang mereka lihat sebagai dominasi global Amerika Serikat (AS).

Perdagangan antara Rusia dan China, yang berbagi perbatasan sepanjang 4.250 kilometer, telah berkembang sejak normalisasi hubungan antara kedua raksasa pada akhir 1980-an. Tetapi hubungan itu selalu menghadapi kurangnya infrastruktur transportasi di kawasan tersebut. (ATN)

Tags: ChinaRusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • Indonesia Enters Aircraft Carrier Era
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.