• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Pertamina Galang B20 Ambil Langkah Nyata Mitigasi Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
February 23, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertamina Galang B20 Ambil Langkah Nyata Mitigasi Perubahan Iklim

Direktur PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati selaku Chair Task Force Energy, Sustainability, and Climate (ESC) B20. Dok Pertamina

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Direktur PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati selaku Chair Task Force Energy, Sustainability, and Climate (ESC) B20 menggalang perusahaan-perusahaan global yang tergabung dalam B20 untuk mengambil langkah nyata mitigasi perubahan iklim.

Nicke mengungkapkan, ada tiga tantangan utama yang memiliki dampak besar dari sektor energi terhadap perubahan iklim.

“Kami mengidentifikasi tiga tantangan utama. Pertama, lambatnya transisi. Kedua, potensi gangguan dalam masa transisi yang belum dikelola dengan baik. Dan ketiga, ketidakamanan energi menjadi penghalang pencapaian pembangunan manusia dan transisi energi,” ujar Nicke dalam call meeting pertama Task Force ESC B20 yang digelar secara daring, pada Selasa (22/2/2022).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Menurut Nicke, berdasarkan tantangan tersebut ada tiga hal juga yang harus segera dilakukan.

Pertama, percepatan transisi penggunaan energi berkelanjutan. Kedua, memastikan risiko agar dapat diprediksi, dan ketiga melakukan kerja sama global untuk meningkatkan keamanan energi.

“Kita harus segera beraksi dengan apa yang sudah dipertimbangkan dalam pertemuan B20 tahun ini yang sangat inovatif, inklusif, dan kolaboratif,” kata Nicke.

Ia mengajak seluruh anggota yang tergabung di dalam forum B20, khususnya yang terlibat dalam Task Force Energy, Sustainability, and Climate turut andil dalam menurunkan emisi gas rumah kaca.

“Sebagian besar masalah perubahan iklim disebabkan oleh emisi gas rumah kaca dan hal itu sudah menjadi masalah global. Untuk itu, kita harus menggunakan kapasitas kita untuk melakukan perubahan, inovasi yang cukup inklusif agar mendapatkan perhatian semua orang dan melaksanakannya secara bersama, serta berkolaborasi untuk menekan perubahan iklim,” imbuh Nicke.

Selain itu, Nicke berharap agar melalui pertemuan kali ini, Task Force B20 ini tidak hanya sekedar memberikan rekomendasi kebijakan pada G20 namun juga dapat ditindaklanjuti serta berdampak luas bagi masyarakat.

“Sejak pertemuan pertama kita sudah bekerja untuk mengembangkan rekomendasi kebijakan, semoga hal itu dapat terus berkembang hingga menjadi hasil yang efektif. Ini merupakan kesempatan kita sebagai bagian dari B20 untuk mengekspresikan pandangan dan ide-ide inovatif yang bertujuan untuk menghadapi perubahan iklim, memperkuat keberlanjutan energi, dan menjalankan transisi energi,” tutur Nicke.

Pertemuan diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari Deputy Chair Task Force ESC Agung Wicaksono, Manager Policy Task Force ESC Oky Muraza, 8 Co Chairs Task Force ESC B20, dan para anggota B20 yang berasal dari 19 industri dan 25 negara. Agenda Call Meeting selanjutnya akan berlangsung pada Maret 2022 mendatang.

Nicke mengapresiasi antusiasme seluruh tim task force dalam memberikan masukan, ide yang baik dan bijaksana dari sudut pandang yang berbeda berdasarkan keahlian dan pengalaman masing-masing partisipan yang akan memperkuat rekomendasi dari B20 dalam Presidensi Government 20 (G20).

“Rekomendasi yang akan disampaikan akan mendorong inklusivitas, ketahanan, dan inovasi di bidang Energi, Sustainability dan Climate,” pungkasnya. (ATN)

Tags: B20KTT G20Perubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.