• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home SPORT

Perusahaan Inggris Ernst & Young Ditunjuk untuk Audit Keuangan PSSI

by Redaksi Asiatoday
April 21, 2023
in SPORT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Masa Depan Sepak Bola Indonesia di Tangan Erick Thohir, Apa Terobosannya?

Erick Thohir. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ernst & Young, perusahaan audit kenamaan berbasis di London, Inggris, ditunjuk oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, untuk mengaudit keuangan dalam organisasi sepak bola di Indonesia tersebut.

Perusahaan itu dipercaya untuk melakukan audit forensik atas pencatatan keuangan federasi.

Erick Thohir bergerak cepat setelah menyatakan akan melakukan audit keuangan dalam tubuh PSSI. Hanya berselang sehari, ia menandatangani kerja sama dengan Ernst & Young untuk menjalankan agenda tersebut.

RelatedPosts

Is the Marquez Era in MotoGP Nearing Its End?

HGI City Cup 2026 – Makassar Fest Concludes Spectacularly, Surabaya Will Be the Next City

Indonesian Rally Driver Julian Johan Records Historic Result at Dakar 2026

Erick menilai audit diperlukan setelah muncul kisruh soal hadiah uang untuk PSM Makassar yang keluar sebagai juara Liga 1 2022-2023.

“Ini bermula dari peristiwa kemarin, ketika ada ketidakkonsistensi dalam pemberian hadiah juara Liga 1,” ujar Erick Thohir dalam rilis PSSI, Jumat (21/4/2023).

“Lalu, ditengarai ada juga ketidakjelasan dalam manajemen keuangan di PSSI. Maka, saya langsung tanda tangan MoU (Memorandum of Understanding) dengan pihak Ernst & Young Indonesia untuk mengadakan audit forensik atas pencatatan keuangan PSSI,” ujar dia menambahkan.

Persoalan manajemen keuangan di tubuh pengelola sepak bola nasional mencuat. Itu setelah muncul masalah ketidakkonsistenan pemberian bonus juara Liga 1 yang dilakukan operator PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

Kesimpangsiuran kerja sama antara PT LIB dengan PSSI membuat Erick Thohir ingin mengaudit kedua organisasi tersebut.

Menurut Erick, hal ini dilakukan sebagai bagian utama dalam bersih-bersih, baik PSSI maupun pelaksanaan kompetisi atau operator liga.

Dia pun ingin memeriksa agar manajemen keuangan, baik di PSSI dan selanjutnya di PT LIB, terbuka, transparan, dan akuntabel.

“Sudah pasti kami semua, saya, pengurus, dan pecinta sepak bola mau soal keuangan yang kerusial ini terbuka. Apalagi sepak bola ini milik rakyat. Kami ini hanya ditugaskan untuk membersihkan. Audit ini diperlukan agar terjadi kejelasan dan perbaikan pada pengelolaan keuangan pada seluruh pemangku kepentingan persepakbolaan Indonesia,” jelasnya.

Pada Rabu, 19 April 2023, Erick Thohir memberikan bonus uang ke PSM Makassar selaku juara Liga 1 2022-2023. Tim berjuluk Juku Eja telah memastikan sebagai kampiun dan hanya mendapatkan hadiah trofi tanpa uang.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Ferry Paulus, mengatakantidak ada uang hadiah untuk tim juara Liga 1 sejak 2018. Dia mengatakan bahwa Persija Jakarta dan Bali United, yang sebelumnya menjuarai Liga 1, juga mengalami hal yang sama.

“Semua sudah dikonversikan ke dalam uang kontribusi yang diterima semua klub. Sampai saat ini semua klub memahami hal tersebut. Patut diketahui, kesepakatan ini sudah muncul sejak musim 2018,” kata dia.

Tak ingin menjadi polemik berlarut, Erick Thohir memutuskan akan memberikan hadiah berupa uang kepada PSM atas pencapaiannya.

Dia menilai bahwa para pemain, pelatih dan staf lainnya sudah bekerja keras untuk meraih hasil terbaik di Liga 1 2022-2023. Mereka layak mendapatkan apresiasi. PSM pun mendapatkan guyuran bonus senilai Rp 2 miliar. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Ernst & YoungPSSI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.