• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Polusi Udara di Bangkok Akibat Debu Halus Capai Puncak Tertinggi

by Redaksi Asiatoday
January 17, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Polusi Udara di Bangkok Akibat Debu Halus Capai Puncak Tertinggi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Polusi udara terburuk melanda Kota Bangkok, Ibukota negara Thailand, menghadapi polusi udara terburuk. Puncak kabut asap beracun akibat adanya partikel debu sangat halus yang dinamakan PM2.5 diperkirakan terjadi pada Kamis 16 Januari 2002.

Gubernur Bangkok, Aswin Kwanmuang menyampaikan peringatan dari Departemen Pengendalian Pencemaran (PCD) bahwa tingkat partikel debu PM2.5 yang berbahaya di udara kota akan mencapai puncak musiman selama jam sibuk malam hari Kamis (16 Jan).

PCD menyalahkan kondisi cuaca yang membuat polusi tersebut tidak dapat ditanggulangi. PCD juga menyarankan warga dan pengunjung untuk tinggal di dalam ruangan, memakai masker wajah saat berada di luar dan menghindari kendaraan yang mengeluarkan asap knalpot.

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Aswin mengatakan tim medis keliling akan tersedia untuk menanggapi keadaan darurat pernapasan dan kru kota akan menyemprotkan air ke udara untuk mengurangi kabut asap.

“Operator kendaraan yang mengeluarkan asap padat akan didenda,” tegasnya, melansir The Star Online, Jumat (17/01/2020),

Polusi udara akibat partikel debu dengan diameter kurang dari 2,5 mikrometer (PM2.5) ini bukanlah yang pertama kalinya dialami oleh Thailand.

Pada Januari – Februari tahun lalu, tingkat partikel debu di negara tersebut juga melampaui batas aman dan menghancam kesehatan warga. Kadar polutan berbahaya yang semakin tinggi membuat sekitar 400 sekolah ditutup sementara waktu. Pemerintah berupaya menggulangi dengan cara menyemprotkan air. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: BangkokClimate CrisisClimate EmergencyGreen ClimatePolusiPolusi di AsiaPolusi UdaraThailand
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.