• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Prabowo: ASEAN Harus Jadi Kekuatan Penyeimbang di Indo-Pasifik

by Redaksi Asiatoday
November 18, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Prabowo: ASEAN Harus Jadi Kekuatan Penyeimbang di Indo-Pasifik

Menhan RI, Prabowo Subianto. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memandang, ASEAN harus bisa menjadi penyeimbang (balancing) dan penghubung (bridging) di kawasan Indo-Pasifik melalui ASEAN Indo-Pacific Outlook.

Menurut Prabowo, jika ASEAN berperan seperti itu, tak ada lagi dominasi kekuasaan di kawasan.

“ASEAN melalui netralitas dan sentralitasnya mengajak seluruh negara di kawasan Indo-Pasifik untuk ikut bertanggung jawab terhadap keamanan kawasan,” kata Prabowo saat menghadiri pertemuan ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM) Retreat, di Bangkok, Thailand, seperti dikutip Antara, Senin (18/11/2019).

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Prabowo menegaskan karena Indo-Pasifik bukanlah semata-mata milik ASEAN, melainkan masyarakat dunia.

“Indo-Pasifik tidak boleh dimaknai hanya dalam konteks bebas dan terbuka, tetapijuga harus memiliki karakteristik inklusif, transparan, dan komprehensif. Mendatangkan manfaat bagi kepentingan jangka panjang seluruh negara di kawasan, dan didasarkan pada komitmen bersama untuk mewujudkan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama,” paparnya.

Indonesia berharap agar permasalahan keamanan di kawasan seperti pencurian kekayaan alam, pelanggaran wilayah, penyelundupan dan sengketa wilayah, bencana alam dan kemanusiaan dapat diatasi melalui kerja sama yang kuat, sungguh-sungguh dan berkelanjutan.

Permasalahan Laut China Selatan yang mengemuka saat ini, kata Menhan Prabowo, harus segera diselesaikan secara damai melalui forum dialog dan diplomasi dengan mendorong “Code of Conduct” yang telah disepakati ASEAN agar dapat diterima oleh negara Tiongkok.

Oleh karena itu, melalui pertemuan Forum ADMM Retreat, Menhan RI lebih lanjut berharap akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan kerja sama pertahanan ASEAN di masa yang akan datang.

“Bagi Indonesia, ASEAN adalah wadah membangun kerja sama yang bermanfaat bagi perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di kawasan kita. Melalui pilar politik dan keamanan ASEAN, kita bisa memperkuat keamanan Asia Tenggara yang tentunya juga akan dapat meningkatkan kesejahteraan negara-negara di dalamnya,” tandas Prabowo. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Asean OutlookIndo PasifikKemenhanMenhan Prabowo
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.