• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Australia, Anthony Albanese

by Redaksi Asiatoday
June 6, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Australia, Anthony Albanese

Presiden Jokowi saat berbincang dengan PM Anthony Albanese di Resto Raasaa, Kebun Raya Bogor, Senin (6/6/2022) pagi. Dok BPMI Setpres

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese mengawali kunjungan perdananya ke Indonesia dan bertemu Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (6/6/2022) pagi.

PM Anthony Albanese tiba di halaman Istana Kepresidenan Bogor sekitar pukul 10.05 WIB. Ketibaan diiringi dengan pasukan berkuda, pasukan berbusana tradisional, dan marching band Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Setiba di halaman depan Istana Kepresidenan Bogor, PM Australia langsung oleh Presiden Joko Widodo. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan upacara penyambutan resmi dengan mengumandangkan lagu kebangsaan Australia Advance Australia Fair dan lagu kebangsaan Indonesia Indonesia Raya diiringi dentuman meriam sebanyak 19 kali, dan inspeksi jajar kehormatan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Selanjutnya, pemimpin kedua negara memperkenalkan delegasi masing-masing negara. Dari Indonesia tampak hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Duta Besar (Dubes) RI untuk Australia dan Vanuatu Siswo Pramono, dan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Kementerian Luar Negeri Abdul Kadir Jailani.

Sementara, delegasi yang hadir dari Australia di antaranya Menteri Luar Negeri Penny Wong, Menteri Perdagangan dan Pariwisata Don Farrell, Menteri Perindustrian dan Ilmu Pengetahuan Ed Husic, Anggota Solomon Luke Gosling OAM, serta Dubes Australia untuk Indonesia Penny Williams.

Setelah itu, Presiden Joko Widodo dan PM Anthony Albanese menuju Ruang Teratai untuk melakukan sesi foto bersama dan  penandatanganan buku tamu. Usai berbincang sejenak di veranda Istana Kepresidenan Bogor, kedua pemimpin melakukan penanaman pohon bersama di halaman belakang Istana. Adapun pohon yang ditanam adalah Pohon Kamper.

Kedua pemimpin negara kemudian bersepeda bersama menuju Resto Raasaa yang berlokasi di kawasan Kebun Raya Bogor. Sepeda yang dipergunakan kedua pemimpin terbuat dari material bambu.

Rangkaian acara berikutnya adalah pertemuan tête-à-tête yang dilakukan di Resto Raasaa. Tampak kedua pemimpin negara berbincang cukup lama saat pertemuan tatap muka ini.

Rangkaian kunjungan resmi kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bilateral dan pernyataan pers bersama.

Indonesia merupakan negara pertama yang dikunjungi oleh Anthony Albanese sejak menjabat sebagai PM Australia.

Sebelumnya, PM Albanese mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu tetangga terdekat Australia sehingga ia berkomitmen untuk berkunjung secepatnya.

“Kedua negara kita memiliki sejarah panjang kerja sama dan persahabatan, dan pemerintahan saya akan bekerja sama dengan Indonesia untuk memperdalam hal ini,” kata PM Albanese.

Dikatakan Australia dan Indonesia bermitra erat dalam isu-isu perdagangan, pembangunan, pendidikan, dan keamanan wilayah.

“Selama kunjungan ini, saya berharap dapat membangun hubungan kita lebih jauh, termasuk merevitalisasi hubungan perdagangan kita dan mempromosikan kerja sama di bidang iklim, infrastruktur dan energi,” jelas PM Albanese.

Pada tahun 2018-2019, total perdagangan Australia dan Indonesia mencapai USD12,3 miliar. (ATN)

Tags: Anthony AlbaneseIA-CEPAKerjasama Indonesia-Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.