• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Presiden Turki Sumbang 7 Bulan Gaji Bantu Warga Miskin Korban Covid-19

by Redaksi Asiatoday
April 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Erdogan Marah, Dua Markas Militer AS di Turki Terancam Ditutup

Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyumbangkan  gajinya selama 7 bulan untuk membantu warga miskin yang terkena dampak pandemi coronavirus (Covid-19).

Langkah Erdogan ini untuk memantik solidaritas nasional guna membantu menangani pandemi Covid-19.

“Saya meluncurkan kampanye secara pribadi dengan menyumbangkan gaji tujuh bulan saya,” ujar Erdogan sebagaimana diwartakan Anadolu Agency (30/3/2020).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Dia mengungkapkan bahwa anggota kabinet dalam pemerintahan dan anggota parlemen juga telah menyumbangkan 5,2 juta lira Turki (US$ 791.000) untuk kampanye itu.

Dia menggarisbawahi bahwa tujuan dari kampanye ini adalah untuk memberikan dukungan tambahan kepada orang-orang berpenghasilan rendah yang menderita secara ekonomi karena langkah-langkah yang diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Di sisi lain, dia mengklaim bahwa Turki memiliki fasilitas medis yang lebih baik jika dibandingkan negara lainnya yang juga tengah memerangi pandemi virus Corona.

“Turki dengan cepat membuka rumah sakit baru sambil juga memperkuat yang sudah ada,” terangnya.

Dia juga mengatakan saat ini upaya sedang dilakukan oleh para ahli Turki untuk memproduksi alat pernapasan dan vaksin untuk mengobati pasien yang terinfeksi virus Corona.

“Tujuan kami adalah mencapai hasil serius pada akhir tahun ini,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk mencegah penyebaran Corona, Pemerintah Turki telah menjalani tes massal. Dia mengklaim pihaknya dapat melakukan lebih dari 10.000 tes per hari. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: CoronavirusCOVID-19ErdoganTurki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.