• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Presiden Turki Sumbang 7 Bulan Gaji Bantu Warga Miskin Korban Covid-19

by Redaksi Asiatoday
April 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Erdogan Marah, Dua Markas Militer AS di Turki Terancam Ditutup

Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyumbangkan  gajinya selama 7 bulan untuk membantu warga miskin yang terkena dampak pandemi coronavirus (Covid-19).

Langkah Erdogan ini untuk memantik solidaritas nasional guna membantu menangani pandemi Covid-19.

“Saya meluncurkan kampanye secara pribadi dengan menyumbangkan gaji tujuh bulan saya,” ujar Erdogan sebagaimana diwartakan Anadolu Agency (30/3/2020).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Dia mengungkapkan bahwa anggota kabinet dalam pemerintahan dan anggota parlemen juga telah menyumbangkan 5,2 juta lira Turki (US$ 791.000) untuk kampanye itu.

Dia menggarisbawahi bahwa tujuan dari kampanye ini adalah untuk memberikan dukungan tambahan kepada orang-orang berpenghasilan rendah yang menderita secara ekonomi karena langkah-langkah yang diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Di sisi lain, dia mengklaim bahwa Turki memiliki fasilitas medis yang lebih baik jika dibandingkan negara lainnya yang juga tengah memerangi pandemi virus Corona.

“Turki dengan cepat membuka rumah sakit baru sambil juga memperkuat yang sudah ada,” terangnya.

Dia juga mengatakan saat ini upaya sedang dilakukan oleh para ahli Turki untuk memproduksi alat pernapasan dan vaksin untuk mengobati pasien yang terinfeksi virus Corona.

“Tujuan kami adalah mencapai hasil serius pada akhir tahun ini,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk mencegah penyebaran Corona, Pemerintah Turki telah menjalani tes massal. Dia mengklaim pihaknya dapat melakukan lebih dari 10.000 tes per hari. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: CoronavirusCOVID-19ErdoganTurki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.