• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Produk dan Hasil Laut Lombok Mulai Rambah Pasar Asia

by Redaksi Asiatoday
March 25, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Produk dan Hasil Laut Lombok Mulai Rambah Pasar Asia 1

Budidaya Mutiara di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Komoditi dan hasil laut dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai merambah pasar Asia.

Yang terbaru, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) melepas ekspor produk perikanan ke China, Malaysia dan Vietnam, pada Rabu (24/3/2021). Adapun produk yang diekspor meliputi biji mutiara air laut, lobster, ikan kerapu dan kakap, serta indukan vaname.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengapresiasi kegiatan ekspor ini. Trenggono mendorong pembudidaya dan pelaku usaha perikanan menjaga kualitas produk untuk menjaga kepercayaan pasar dunia.

RelatedPosts

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test

Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era

“Ini langkah besar dan Lombok mulai masuk pasar ekspor. Kita harus tingkatkan,” ujar Menteri Trenggono.

Jumlah biji mutiara air laut hasil budidaya yang diekspor sebanyak 7 kilogram atau 6.304 butir dengan tujuan China. Kemudian produk yang ditujukan ke Malaysia masing-masing Lobster Origin Paradise 120 ekor serta Kakap dan Kerapu seberat 240 kilogram. Lalu ke Vietnam sebanyak 440 ekor indukan Vaname.

Pengiriman produk perikanan senilai lebih dari Rp200 juta tersebut dikirim ke negara tujuan menggunakan pesawat udara pada Kamis (25/3/2021).

Lisa, salah satu pembudidaya tiram mutiara di Lombok menyebut permintaan mutiara air laut di pasar ekspor cukup tinggi. Bahkan menurutnya Indonesia termasuk negara yang menguasai pasar untuk komoditas tersebut.

“Hasilnya menjanjikan. Karena untuk budidaya mutiara air laut, China, Hong Kong, India, belum bisa. Hanya Indonesia dan Australia. Kita kuasai pasar,” ujar Lisa.

Lebih dari 10 tahun ke belakang Lisa dan keluarganya menekuni budidaya tiram mutiara di Lombok. Saat ini ada 10.000 tiram yang dibudidayakan dengan metoda long line. Mutiara yang dihasilkan Lisa dan keluarga biasanya untuk perhiasan dan juga bahan baku kosmetik.

Menurutnya, budidaya tiram mutiara merupakan investasi jangka panjang, sebab baru bisa dipanen 2 tahun kemudian. Aktivitas budidaya ini pun mampu menyerap banyak tenaga kerja. Saat ini ada sekitar 50 pekerja yang terlibat didalamnya.

“Meski prosesnya lama tapi hasilnya lumayan bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” pungkasnya.

Sebelumnya, saat mengunjungi Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok di Sekotong, Lombok Barat, Menteri Trenggono juga meninjau budidaya tiram mutiara yang dikembangkan oleh UPT KKP tersebut. Selain tiram, ada juga budidaya lobster dan bawal bintang. (ATN)

Tags: Budidaya UdangEkspor Perikanan Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.