• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Produsen Baja Indonesia Tak Gentar Hadapi Serbuan Baja Impor China

by Redaksi Asiatoday
September 4, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Produsen Baja Indonesia Tak Gentar Hadapi Serbuan Baja Impor China

Baja impor dari China. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Produsen baja di Indonesia tidak khawatir dengan serbuan baja impor dari China. Bahkan, produsen Indonesia tetap optimis dan siap berkompetisi dalam merebut akses pasar.

Direktur Utama PT Gunung Raja Paksi Tbk Alouisius Maseimilian mengungkapkan hal itu melalui keterangannya, Rabu (4/9/2019).

“Saat ini Indonesia memang menjadi net importir baja dari China, namun para produsen baja di Indonesia siap berkompetisi dan membendung arus impor baja dari China dengan berbagai cara,” tegasnya.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menurut dia, ada dua cara yang bisa dilakukan, pengaturan suplai dan penerapan standar baja yang masuk ke Indonesia.

“Suplai tersebut diharapkan dapat menahan laju impor yang masuk dan juga memperbaiki sertifikasi yang menjadi peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI),” terang Alouisius.

Saat ini kata dia, permintaan baja dalam negeri belum sebanding dengan produksinya. Masih ada jarak yang besar antara suplai dan permintaan baja dalam negeri sehingga membuat baja China bisa masuk ke industri dalam negeri dengan leluasa.

“Indonesia itu masih net importir baja. Total 2018 kekurangan 5,08 juta metrik ton,” paparnya.

Sebagai salah satu produsen dalam negeri, Gunung Raja Paksi dalam melakukan pemasaran baja masih berfokus pada pasar dalam negeri. Ia menyebutkan, sekitar 94 persen dari produksi dijual di dalam negeri dan sekitar 3-4 persen baru dijual ke luar negeri seperti Filipina, Malaysia, Australia, dan Amerika Serikat.

“Penjualan kami 2018, pendapatan USD267 juta, ekspor komponen USD47 juta. Jadi sangat kecil (ekspor),” jelasnya.

Sebenarnya, potensi pasar baja Indonesia masih sangat besar. Menurut data The Indonesian Iron & Steel Association (IISIA) setiap tahunnya konsumsi baja di Indonesia terus meningkat. Pada 2018 sebesar 57 kilogram (kg) per kapita. Lalu pada 2019 menjadi 61 kg per kapita dan pada 2020 diperkirakan akan menjadi 84 kg per kapita.

Perseroan menargetkan laba sampai akhir tahun sebesar USD26 juta. “Total untuk tahun ini USD26 juta, kalau dilihat dari tahun sebelumnya turun karena berbagai kondisi tadi (fluktuasi harga bijih besi dan tahun politik),” jelas dia.

Tahun ini perusahaan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD150 juta untuk pengerjaan proyek blast furnace. Hingga semester I-2019 ini, capex yang telah terserap sebesar USD50 juta-USD60 juta untuk meningkatkan daya listrik dan modernisasi fasilitas produksi perusahaan.

“Saat ini untuk membuka pabrik baru belum ada rencana. Tapi yang kita lakukan adalah modernisasi pabrik karena sudah berdiri 30 tahun,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Impor BajaImpor IndonesiaIndustri Baja
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.