• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Protes Korupsi, Seorang Pria Bakar Diri di Alun-alun Tahrir, Mesir

by Redaksi Asiatoday
November 13, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
45 Orang Positif Corona, Mesir Karantina Satu Kapal Pesiar di Sungai Nil 

Kantor Pemerintah di Mesir. Dok

ASIATODAY.ID, KAIRO – Seorang pria di Mesir melakukan aksi bakar diri di Alun-alun Tahrir, Kairo pada Kamis (13/11/2020).

Aksi ini sebagai bentuk protes atas korupsi dan kondisi kehidupan yang memburuk di negeri itu.

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, pria itu mengeluhkan kondisi keuangan dan kehidupannya akibat upayanya untuk mengungkap korupsi pemerintah.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Dia mengatakan bahwa upayanya untuk mengungkap korupsi oleh pejabat negara membuatnya dipecat dari pekerjaannya di bank dan menghadapi denda besar di tangan pasukan Keamanan Nasional.

Meneriakkan slogan-slogan menentang pemerintah, yang ia tuduh dipimpin oleh “pencuri”, pria itu membakar diri sebelum polisi dan orang yang lewat berhasil memadamkan api, demikian diwartakan Middle East Eye.

“Saya tidak perlu menangis. Hidup saya telah hancur. Saya telah dipecat secara tidak adil dari pekerjaan saya dan secara tidak adil dihalangi untuk kembali ke pekerjaan itu. Inilah yang terjadi sekarang,” katanya sesaat sebelum membakar dirinya sendiri.

“Ada lingkaran orang korup yang memerintah Mesir, mereka semua korup, mereka semua pencuri. Dewan militer adalah sumber korupsi di negara itu. Mereka mencuri dari negara itu sampai hari ini, sementara rakyat tidak bisa makan.

“Para majikan sedang membalas dendam dari para budak yang memberontak terhadap mereka (dalam pemberontakan 2011). Di sinilah kita sekarang. Semakin Anda diam, semakin buruk jadinya,” teriak pria itu.

Alun-alun Tahrir adalah alun-alun di jantung kota Kairo dan menjadi tempat protes revolusioner pada 2011 yang menggulingkan rezim Hosni Mubarak.

Banyak dari mereka yang menjadi terkenal dalam pemberontakan tersebut telah dipenjara atau telah meninggalkan Mesir di tengah penindasan terhadap masyarakat sipil dan dikekangnya kebebasan berbicara di bawah Presiden Abdel Fattah el-Sisi.

Dalam tujuh tahun sejak Sisi mengambil alih kekuasaan dalam kudeta militer, sekitar 60.000 tahanan politik mendekam di penjara.

Ekonomi Mesir juga memburuk dengan laporan Bank Dunia pada 2019 mengatakan 60 persen orang Mesir dalam kondisi “miskin atau rentan”. (ATN)

Tags: Korupsi IndonesiaMesirRevolusi Mesir
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.