• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Proyek Langit Biru Cilacap Dorong Kemandirian Energi Indonesia

by Redaksi Asiatoday
August 10, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Proyek Langit Biru Cilacap Dorong Kemandirian Energi Indonesia

Kilang Cilacap milik Pertamina. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) yang beroperasi sejak Agustus 2019 dan terintegrasi dengan Refinery Unit IV Kilang Cilacap, kini telah meningkatkan kemandirian energi di Indonesia.

“Ini merupakan pencapaian penting, setelah setahun PLBC berjalan, Pertamina optimis telah meningkatkan kemandirian dan ketahanan energi nasional,” ujar Chief Executive Officer PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Ignatius Tallulembang melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (10/8/2020).

Kilang Cilacap merupakan kilang terbesar Pertamina, dengan kapasitas pengolahan minyak mentah mencapai 348 ribu barel per hari, setara dengan 33 persen dari kapasitas kilang Indonesia secara total.

RelatedPosts

Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT

Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race

Asia’s Green Transition Gets $163 Billion Climate Finance Boost

Setelah ada PLBC, Kilang Cilacap mampu memproduksi BBM lebih ramah lingkungan setara Euro 4, dan meningkatkan produksi produk BBM Pertamax dari 1 juta barel per bulan menjadi 1,6 juta barel per bulan.

Selain itu, dalam pelaksanaan PLBC Pertamina mampu mencatat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang melampaui target yakni 41,52 persen atau di atas aturan pemerintah yang menetapkan standar 30 persen.

Proyek dengan nilai investasi sebesar USD392 juta tersebut berdampak positif bagi masyarakat dan menggerakkan perekonomian, karena proyek ini telah melibatkan sekitar 3.000 tenaga kerja pada masa puncak konstruksi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan GDP sebesar 0,12 Persen.

Sebagai mitra dalam pembangunan PLBC, Direktur JGC Indonesia Suryadi Kresno menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian kinerja kedua pihak atas kerjasama tersebut.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pertamina yang sejak awal bisa membangun hubungan kerja yang bagus. Kami sangat bangga bisa berpartisipasi dalam pembangunan PLBC dan memberikan kontribusi bagi kemandirian energi di Indonesia,” ungkap Suryadi.

Sementara itu, Direktur Operasi PT KPI Djoko Priyono menyampaikan bahwa kegiatan proyek itu diselesaikan melalui rasa saling percaya.

“Melewati tantangan yang ada, kegiatan proyek dapat diselesaikan melalui kerjasama yang baik antara Pertamina, konsorsium JGC dan masyarakat sekitar yang bekerja di proyek tersebut sehingga beberapa target seperti Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang di atas target yang ditetapkan yaitu 41,52 persen di atas aturan pemerintah 30 persen dan mencatatkan 17 juta jam kerja aman,” jelas Djoko. (AT Network)

Tags: KIlang CilacapLangit BiruPertamina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.