• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Qantas Pangkas Hampir Seluruh Penerbangan ke Luar Negeri

by Redaksi Asiatoday
March 17, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Qantas Airways Siap Uji Coba Penerbangan 20 Jam Nonstop

Maskapai Qantas Airways. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Maskapai Qantas Airways Ltd. terpaksa memangkas hampir seluruh penerbangan ke luar negeri dan lebih dari setengah jadwal domestiknya menyusul pandemi global wabah coronavirus (Covid-19).

Melansir Bloomberg, maskapai yang berbasis di Australia tersebut mengatakan kapasitas internasional akan dipotong sekitar 90 persen hingga akhir Mei. Sementara itu, kapasitas domestik diperkirakan turun 60 persen di periode yang sama.

Larangan perjalanan pemerintah, karantina, dan rasa takut yang semakin besar terhadap infeksi Covid-19 membuat penerbangan terhenti di seluruh dunia dan mendorong semakin banyak perusahaan ke jurang resesi.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Qantas mengatakan pihaknya telah mengalami “penurunan permintaan yang cepat” yang hanya akan pulih dalam beberapa bulan ke depan. Saham Qantas turun 5,3 persen ke level A$ 2,89 pada pukul 10.32 waktu Sydney. Sepanjang tahun ini, saham anjlok 60 persen.

Di AS, Delta Air Lines Inc. dan American Airlines Group Inc tengah melakukan pembicaraan untuk mencapatkan pinjaman baru tengah kebutuhan uang tunai oleh maskapai yang meningkan.

Konsultan yang berbasis di Sydney, CAPA Centre for Aviation memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 ini akan menyebabkan kebangkrutan sebagian besar maskapai di seluruh dunia pada akhir Mei jika pemerintah dan industri tidak mengambil langkah terkoordinasi untuk menghindari situasi seperti itu.

Sementara itu, produsen pesawat AS, Boeing Co., juga telah meminta bantuan jangka pendek dari Gedung Putih dan pejabat Kongres untuk perusahaan sendiri, pemasok, dan maskapai penerbangan.

Pemangkasan kapasitas penerbangan di AS merupakan pengurangan yang keempat kalinya dalam waktu kurang dari satu bulan terakhir. Selama periode tersebut, penerbangan 150 pesawat telah dihentikan.

Maskapai ini mengatakan bahwa pemotongan yang sebelumnya diumumkan yang diberlakukan sampai pertengahan September kemungkinan akan meningkat, tergantung pada permintaan.

Pada awal terjadinya corona, Qantas menganggap bisnis domestiknya sebagian besar tidak terpengaruh wabah.

“Larangan perjalanan perusahaan dan penurunan kegiatan sehari-hari telah menyebabkan penurunan permintaan yang cepat di dalam negeri,” kata maskapai itu, Selasa (17/3/2020). (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: CoronavirusCOVID-19Pandemi GlobalQantas AirwaysWorld Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.