• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Qantas Pangkas Ribuan Karyawan dan Kandangkan Ratusan Pesawat

by Redaksi Asiatoday
June 26, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Qantas Pangkas Ribuan Karyawan dan Kandangkan Ratusan Pesawat

Qantas Airways. Ist

ASIATODAY.ID, CANBERRA – Pandemi coronavirus (Covid-19) berdampak luas terhadap industri penerbangan, termasuk Maskapai penerbangan Qantas Airways.

Maskapai berbasis di Australia ini harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 6.000 atau 20 persen dari 29.000 tenaga kerjanya. Selain itu maskapai akan meningkatkan ekuitas hingga 1,9 miliar dolar Australia.

Maskapai itu juga akan mengandangkan 100 pesawat selama 12 bulan ke depan. Bahkan memberhentikan enam armada Boeing Co (BA.N) 747 yang tersisa.

RelatedPosts

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test

Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era

“Kami mengambil tindakan untuk mempersiapkan maskapai selama beberapa tahun ketika pendapatan rendah. Tiga tahun ke depan akan menghabiskan 1 miliar dolar Australia untuk pemulihan maskapai,” kata Chief Executive Qantas Alan Joyce, Kamis (25/6/2020), melansir Reuters.

Selain memangkas karyawan, 15.000 staf lainnya akan cuti sementara, terutama pegawai pada sektor penerbangan internasional.

Seperti maskapai lain di dunia, Qantas berjuang melawan penurunan permintaan setelah negara-negara termasuk Australia menutup perbatasan (lockdown) dalam rangka mengatasi pandemi virus Corona.

Pejabat Australia mengatakan selama tujuh tahun ke depan tidak akan mengizinkan turis Internasional masuk ke negara itu. Namun, untuk pelajar dan pekerja jangka panjang akan mendapat pengecualian jika memenuhi aturan pemerintah. (ATN)

Tags: Maskapai PenerbanganQantas Airways
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.