• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Raja Ampat Menuju UNESCO Global Geopark

by Redaksi Asiatoday
November 10, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tak Diragukan, Dunia Mengakui Eksotisme Raja Ampat

Raja Ampat destination. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Tim Sekretariat UNESCO Global Geopark tiba di Waisai Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, propinsi Papua Barat, Rabu, untuk melakukan penilaian terhadap kabupaten Raja Ampat sebagai bagian dari Geopark Dunia.

Dua tamu Sekretariat UNESCO Global Geopark yaitu Charalampos Fassoulas dan Alireza Amrikazemi disambut oleh kepala dan staf organisasi perangkat daerah pemerintah dan masyarakat Raja Ampat dengan tradisi budaya Mansorandak atau injak piring adat.

Bupati Abdul Faris Umlati mengatakan bahwa kunjungan kerja kedua tamu Sekretariat UNESCO Global Geopark tersebut untuk melakukan evaluasi terhadap rencana peningkatan status Geopark Raja Ampat yang selanjutnya akan dinilai layak atau tidak masuk dalam UNESCO Global Geopark.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Ia menjelaskan bahwa tim UNESCO Global Geopark tersebut akan berada di Raja Ampat selama lima hari untuk melakukan penilaian terhadap Geopark setempat.

“Kami berharap Geopark Raja Ampat dapat menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark atau Geopark dunia sehingga mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Umlati.

Tim UNESCO Global Geopark, Mr. Charalampos Fassoulas yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan sangat senang melihat gedung Geopark Raja Ampat sebab sekalipun ruangan terbatas mampu menampilkan informasi yang atraktif dan interpretatif.

Selain itu, desainnya indah dan menawan serta informasi yang disampaikan cukup relevan dengan perkembangan keilmuan dan penelitian yang dilakukan di Raja Ampat sejak resmi menjadi Geopark Nasional tahun 2017.

“Saya sangat sependapat dengan ide pemerintah Raja Ampat untuk mengembangkan gedung Geopark menjadi tempat belajar para wisatawan yang datang ke Raja Ampat,” tambah Fassoulas.

Perlu diketahui bahwa selama lima hari di Raja Ampat tim UNESCO akan melakukan evaluasi dengan mengunjungi beberapa tempat wisata alam di sana yakni Wayag, Arborek, Wawiyai, Pef, Piaynemo, dan Warsambing. (ANT)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Geopark IndonesiaGlobal Geopark UNESCORaja Ampat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.