• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Redam Inflasi Tinggi, Mesir Naikkan Suku Bunga

by Redaksi Asiatoday
December 24, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Redam Inflasi Tinggi, Mesir Naikkan Suku Bunga 1

Kota Kairo, Mesir. Dok

ASIATODAY.ID, KAIRO – Mesir pada Kamis (22/12) mengumumkan kenaikkan suku bunga sebesar 300 basis poin guna meredam inflasi yang melonjak.

Dalam pertemuan pada Kamis, Komite Kebijakan Moneter (Monetary Policy Committee/MPC) di Mesir memutuskan untuk menaikkan suku bunga deposito bank sentral negara tersebut menjadi 16,25 persen dan suku bunga pinjaman menjadi 17,25 persen.

Tingkat inflasi tahunan konsumen perkotaan Mesir “terus meningkat”, naik dari 16,2 persen pada Oktober menjadi 18,7 persen pada November, tingkat tertinggi sejak Desember 2017 ketika angkanya mencapai 21,9 persen.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Perekonomian Mesir sangat terdampak oleh pandemi COVID-19 dan konflik Rusia-Ukraina yang menyebabkan meningkatnya biaya impor makanan dan minyak, mengingat negara Arab berpenduduk terbesar tersebut merupakan salah satu pengimpor gandum terbesar di dunia, yang sebagian besar berasal dari Rusia dan Ukraina.

MPC mengatakan bahwa secara global, perkiraan untuk harga komoditas internasional turun tipis dibandingkan dengan perkiraan yang dibuat pada pertemuan MPC sebelumnya.

“Meski demikian, prospek untuk harga komoditas internasional masih belum pasti,” ungkap MPC.

Meningkatnya inflasi di Mesir menyusul dua devaluasi pound Mesir terhadap dolar AS tahun ini, yang terbaru terjadi pada 27 Oktober saat bank sentral Mesir menurunkan nilai pound sekitar 14,5 persen, dan sejak saat itu membiarkannya melemah secara bertahap.

Pekan lalu, Dana Moneter Internasional (IMF) menyetujui pinjaman sebesar 3 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp15.594) untuk Mesir selama 46 bulan sebagai paket dukungan untuk membantu negara tersebut dengan reformasi struktural dan ekonomi. (Xinhua)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: InflasiMesir
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.