• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ribuan Mahasiswa Asal China akan Dipaksa Keluar dari Amerika

by Redaksi Asiatoday
May 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Bukan Target Donald Trump

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Pertentangan antara Amerika Serikat (AS) dan China kian menajam. Selain kedua negara terlibat konfrontasi di Laut China Selatan (LCS), kini Amerika memainkan strategi baru untuk memenangkan ‘pertempuran’ dengan menyasar dunia pendidikan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana untuk mencabut ribuan visa untuk mahasiswa pascasarjana dan profesor China karena tuduhan mereka memiliki hubungan dengan militer.

Rencana tersebut, pertama kali dilaporkan oleh New York Times, akan membuat pemerintah membatalkan visa bagi individu yang memiliki ‘ikatan langsung’ dengan universitas yang berafiliasi dengan Tentara Pembebasan Rakyat China. Ini akan memengaruhi setidaknya 3.000 orang yang sedang belajar atau meneliti di AS.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Mereka yang berada di AS akan dihadapkan pada visa mereka dibatalkan dan dikeluarkan, sementara yang lain di luar negeri tidak akan diizinkan untuk kembali,” demikian laporan the New York Times, yang dikutip Jumat (29/5/2020).

“Saat ini ada sekitar 360.000 siswa China yang belajar di AS,” menurut laporan tersebut, yang didasarkan pada komentar dari pejabat anonim.

Tindakan yang membayangi muncul ketika AS dan China terjebak dalam periode pahit dalam hubungan mereka di tengah pandemi virus corona. Washington menuduh Beijing menyesatkan komunitas internasional tentang tingkat keparahan virus korona di Wuhan khususnya.

Pertikaian itu telah menyebar ke sejumlah arena, yang paling akhir adalah tindakan China untuk memperluas undang-undang keamanan nasional ke Hong Kong. Undang-undang ini telah dikritik AS dan mengambil tindakan yang akan membatasi perdagangan khusus dan status keuangan kawasan.

Para pejabat yang membela rencana pencabutan visa dari Trump mengatakan kepada New York Times bahwa hubungan antara militer China dan universitas-universitas ‘jauh lebih dalam daripada sekadar merekrut mahasiswa’.

Seorang pejabat AS bahkan menuduh pemerintah China tidak hanya memiliki tangan dalam memilih siswa dari sekolah yang dapat belajar di luar negeri, tetapi dalam beberapa kasus siswa yang dipilih untuk belajar di luar negeri kemudian diharapkan untuk mengumpulkan informasi dalam yang akan dibalas dengan membayar uang sekolah.

Di tengah tindakan yang mungkin dari pemerintahan Trump, tiga senator AS mengumumkan undang-undang yang akan membatasi warga negara China dari menerima visa untuk mempelajari sains, teknologi, teknik dan matematika di tingkat pascasarjana atau pascasarjana. Ini juga akan memberlakukan pembatasan pada program rekrutmen bakat asing China. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaDonald Trump
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.