• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Rizal Ramli Ingatkan Pemerintah: Awas Ekonomi Nyungsep!

by Redaksi Asiatoday
August 12, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rizal Ramli Ingatkan Pemerintah: Awas Ekonomi Nyungsep! 1

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Mantan Menko Maritim Rizal Ramli terus mengingatkan pemerintah bahwa ekonomi Indonesia ke depan dalam bahaya. Dari semua indikator sudah menunjukkan Indonesia bisa terjerumus dalam krisis.

“Tapi sudah saya ingatkan hanya Menko Perekonomian Darmin Nasution yang sudah sadar. Tapi sayang terlambat,” kata Rizal Ramli dalam perbincangan dengan media bertajuk “Ngopi (Ngobrol Perkembangan Indonesia) bersama RR” di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

Setelah tidak menjadi menteri dalam Kabinet Kerja, Rizal Ramli mengaku beberapa kali bertemu Presiden Jokowi. Saat itu pula pendiri ECONIT Advisory ini mengingatkan Presiden.

RelatedPosts

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order

Indonesia Boosts Energy Security With 45,900 Tons of LPG From US

“Presiden mencatatnya tetapi tidak dijalankan oleh menterinya,” kata Rizal Ramli.

Dalam paparanya, Rizal Ramli memperlihatkan catatan ekonomi Indonesia dari sejumlah indikator baik makro atau mikro dan juga pertumbuhan ekonomi sudah sangat mengkahawatirkan.

“Saya prediksi ke depan pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai 4,5 persen. Terakhir saja sudah mencapai 5,2 persen,” ujar Rizal Ramli.

Dalam pemerintahan Jokowi, kata Rizal Ramli masih banyak yang berpikir bahwa ekonomi itu adalah proyek. Pikiran seperti itu sangat menyesatkan.

“Kalau hanya mikirin proyek bisa jebol kita,” tegas Rizal Ramli.

Para pembantu di lingkaran Jokowi, kata Rizal Ramli, juga sangat gagap dan tidak berdaya dalam menyikapi perang dagang antara China dan Amerika Serikat.

“Padahal dalam perang dagang itu ada peluang dan ada masalah. Duanya saling terkait. Indonesia gagal dalam memanfaatkan peluang yang ada,” katanya.

Rizal Ramli mencontohkan Thailand, Myanmar dan Vietnam yang berhasil memanfaatkan peluang trade war. “Neraca perdagangan mereka malah surplus,” ujarnya.

Rizal Ramli juga menyoroti dua menteri di kabinet Jokowi yang bermasalah di antaranya Menkeu Sri Mulyani dan juga Mendag Enggartiato Lukito.

“Menkeu lebih pro kreditor tidak pro kepada rakyat kecil dan UMKM. Rakyat dipajakin sementara pengeplang pajak seperti pengusaha batu bara dan CPO tidak berani. Sedangkan Mendag impornya ugal-ugalan. Tapi saya heran tiga kali dipanggil KPK tapi KPK-nya tidak berdaya,” kata Rizal Ramli.

“Seharusnya Pak Jokowi juga berani pecat Enggar,” tegasnya.

,’;\;\’\’
Tags: JokowiKrisis EkonomiRizal Ramli
No Result
View All Result

Terbaru

  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026
  • Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition
  • ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.