• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Roc Stratolaunch, Pesawat Pengangkut Terbesar di Dunia Uji Terbang Perdana

by Redaksi Asiatoday
October 29, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Garbarata Buatan Bukaka Sudah Dipakai di India, Myanmar, Laos, China hingga Jepang

Roc Stratolaunch, Pesawat Pengangkut Terbesar di Dunia Uji Terbang Perdana. Foto Stratolaunch

ASIATODAY.ID, CALIFORNIA – Roc Stratolaunch, pesawat pengangkut terbesar di dunia, terbang pertama kali membawa prototipe kendaraan hipersonik Talon di atas Gurun Mojave California, Amerika Serikat (AS).

Penebangan pada Jumat 28 Oktober 2022 ini membuktikan pesawat Roc Stratolaunch dapat membawa kendaraan hipersonik eksperimental yang dirancang untuk diluncurkan dari udara.

Pesawat pengangkut besar Roc Stratolaunch, memiliki lebar sayap lebih panjang dari lapangan sepak bola. Penerbangan ini membuat Roc Stratolaunch selangkah lebih mendekati uji jatuh dari prototipe hipersonik Talon-A.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Ini adalah uji terbang terintegrasi pertama dari sistem peluncuran Talon kami. Setelah ini kami akan melakukan penerbangan yang lebih rumit, dan tentu saja lebih produktif, untuk testbed hipersonik kami,” kata Brandon Wood, wakil presiden program dan operasi Stratolaunch, dikutip dari laman Space.com, Sabtu (29/10/2022).

Roc Stratolaunch lepas landas dari Pelabuhan Udara dan Antariksa Mojave membawa kendaraan prototipe Talon sepanjang 8,5 meter. Kendaraan hipersonik ini dipasang pada tiang di tengah sayap pesawat raksasa yang berukuran lebar 117 meter.

Penerbangan berlangsung lebih dari lima jam dan mencapai ketinggian maksimum 23.000 kaki atau 7.000 meter.

“Saya sangat gembira melihat kedua kendaraan itu bergabung saat mereka lepas landas dari landasan dan ke langit,” kata CEO dan Presiden Stratolaunch Zachary Krevor.

Stratolaunch didirikan pada 2011 oleh salah satu pendiri Microsoft Paul Allen untuk meluncurkan roket ke luar angkasa dari udara. Allen meninggal pada 2018, hanya enam bulan sebelum uji terbang pertama Roc pada April 2019.

Belakangan pada tahun itu, Stratolaunch dibeli oleh Cerberus Capital Management dan dialihkan ke platform peluncuran udara untuk penelitian hipersonik. Perusahaan sedang mengembangkan serangkaian kendaraan Talon sebagai testbeds untuk penerbangan hipersonik yang dapat mencapai kecepatan hingga Mach 6, atau enam kali kecepatan suara.

Penerbangan Jumat dengan Talon-0 menandai delapan penerbangan Stratolaunch dari pesawat pengangkutnya, tetapi yang pertama dengan membawa kendaraan hipersonik. Jika uji jatuh (peluncuran) pada bulan Desember berhasil, Stratolaunch akan menguji kendaraan hipersonik pertamanya, Talon-A TA-1, pada tahun 2023. Stratolaunch juga sedang membangun dua pesawat hipersonik lanjutan, TA-2 dan TA-3, yang dirancang untuk sepenuhnya dapat digunakan kembali.

“Perusahaan mengantisipasi memberikan layanan penerbangan hipersonik kepada pelanggan pemerintah dan komersial pada tahun 2023,” tulis perwakilan Stratolaunch dalam sebuah pernyataan. (ATN)

Tags: Industri PesawatRoc Stratolaunch
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.