• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Rusia Siap Lipatgandakan Produksi Lithium dan Rare Earth

by Redaksi Asiatoday
July 12, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rusia Siap Lipatgandakan Produksi Lithium dan Rare Earth 1

Aktivitas tambang batubara di Rusia. Dok Rus Coal

ASIATODAY.ID, MOSKOW – Rusia siap melipatgandakan produk Rare Earth atau logam tanah jarang pada tahun 2030 mendatang untuk memenuhi kebutuhan domestiknya.

Sementara kebutuhan industri untuk lithium ditargetkan bakal mampu dipenuhi oleh produksi lokal dalam waktu dekat.

Rencana Rusia menggenjot produksi Lithium ini disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Rusia, Denis Manturov dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Interfax, seperti dilansir dari RT, Rabu (12/7/2023).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Sebagai catatan, Rusia merupakan salah satu negara dengan cadangan mineral terbesar di dunia termasuk lithium dan logam tanah jarang. Negara ini memiliki cadangan logam yang sangat besar, yang merupakan bagian penting dalam pembuatan baterai kendaraan listrik.

“Kami adalah yang kedua di dunia setelah China. Basis bahan baku domestik mampu memenuhi kebutuhan industri Rusia saat ini dan masa depan, termasuk melalui commissioning deposit baru dan membangun siklus pemrosesan bahan baku yang paling lengkap,” kata Manturov yang juga Kepala Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia.

Produksi lithium bakal menjadi fokus utama Rusia, saat mereka berusaha untuk menjadi salah satu produsen “emas putih” top dunia.

“Kami tidak memiliki masalah dengan pemrosesan logam,” menurutnya.

Disampaikan juga oleh Manturov bahwa Rusia memiliki deposit lithium yang sangat besar.

Ia turut mengungkapkan rencana ekstraksi mineral di beberapa deposit di Krai Zabaikalsky, Timur Jauh Rusia tahun ini.

“Kami memiliki kapasitas yang diperlukan untuk pemrosesan lithium di beberapa pabrik. Total volume produksi lithium akan sepenuhnya menutupi permintaan domestik pada tahun 2025 dan pada tahun 2030 secara bersamaan akan memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor,” jelas Wakil PM Rusia.

Pada bulan April, kepala departemen metalurgi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Vladislav Vasiliyev mengumumkan, rencana untuk meluncurkan produksi pertama bahan baku lithium pada tahun 2026.

“Jika kita mencapai kapasitas penuh dalam waktu tiga tahun, kita tidak hanya akan mandiri impor, tapi juga akan memiliki volume produksi berlebih,” katanya.

Permintaan untuk Lithium di seluruh dunia diproyeksi bakal meningkat seiring penggunaan dalam pembuatan baterai yang menjadi vital bagi sebagian besar elektronik konsumen dan kendaraan listrik. Selain itu lithium dianggap sebagai “pilar untuk ekonomi bebas bahan bakar fosil” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, karena diharapkan dapat menjadi cara utama untuk menyimpan energi di jaringan listrik bersih di masa depan. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: LithiumRare Earth Element
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.