• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Satu Keluarga di Jakarta Tewas akibat Kelaparan

by Redaksi Asiatoday
November 11, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Satu Keluarga di Jakarta Tewas akibat Kelaparan

Kepala Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Satu keluarga yang terdiri dari 4 orang ditemukan tewas di dalam rumah mereka di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Dugaan sementara, para korban tewas akibat kelaparan.

Kepala Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce menduga satu keluarga itu sudah lama tidak makan. Hal itu merujuk dari laporan hasil autopsi Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

“Lambung para mayat ini tidak ada makanan. Jadi bisa diduga berdasarkan pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama, karena dari otot ototnya sudah mengecil,” kata Pasma saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022).

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

Kombes Pasma mengungkapkan, pihaknya juga tidak menemukan adanya tanda kekerasan benda tumpul atau benda tajam di sekujur tubuh korban.

Menurut Pasma, satu keluarga itu diperkirakan telah meninggal sejak tiga minggu lalu. Namun demikian, seluruh korban tidak meninggal dunia secara serempak lantaran setiap jenazah mengalami tingkat kebusukan yang berbeda.

Hingga saat ini pihak Rumah Sakit Polri belum bisa memastikan penyebab utama meninggalnya keempat anggota keluarga tersebut.

“Tim dari Rumah Sakit Polri sedang lakukan pendalaman lagi dengan memeriksa hati dan organ lainnya supaya lebih spesifik mengetahui penyebab kematian ini,” imbuhnya.

Ihwal penemuan jenazah satu keluarga itu berawal ketika Ketua RT setempat mencium bau busuk dari dalam rumah korban pada Kamis sekitar pukul 18.00 WIB.

Atas temuannya itu, Ketua RT pun melapor ke Polsek Kalideres terkait temuan bau busuk itu. Bersama dengan polisi, pengurus RT memaksa masuk ke dalam rumah tersebut.

“Saat itu pagar rumah dan pintu utama terkunci. Ketika pintu utama di buka, petugas mendapati 4 mayat di tiga ruangan berbeda, yakni ruang tamu, kamar tengah, dan ruang belakang,” jelas Pasma.

Adapun identitas para korban masing-masing RY usia 71 dan RN usia 68 tahun dan DF adalah anaknya perempuan berusia 42 tahun dan BG usia 69 merupakan ipar dari ayahnya.

Keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur untuk proses autopsi.

Hingga kini, polisi masih memeriksa beberapa saksi dan melakukan penjagaan di tempat kejadian perkara. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: KelaparanKrisis Pangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.