• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

Seniman Keramik Indonesia Berbagi Pengetahuan di Liechtenstein

by Redaksi Asiatoday
October 3, 2021
in CULTURE
Reading Time: 1 min read
A A
0
Seniman Keramik Indonesia Berbagi Pengetahuan di Liechtenstein

Endang Lestari, seniman keramik asal Jogjakarta, saat mengajar siswa Kunstschule (sekolah seni), di Vaduz, Liechtenstein. Dok KBRI Bern

ASIATODAY.ID, VADUS – Seniman Keramik Indonesia Berbagi Pengetahuan tentang seni Keramik di Liechtenstein.

Endang Lestari, seniman keramik asal Jogjakarta, berkesempatan untuk mengajar langsung siswa Kunstschule (sekolah seni), di Vaduz, Liechtenstein selama dua hari (27-28/9/2021).

Berjejer di meja kayu besar, berbagai bentuk tanah liat yang dibentuk para siswa siap untuk dibakar, mulai dari bentuk tokoh animasi, sampai dengan bentuk abstrak yang sarat nilai seni.

RelatedPosts

Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs

US Returns Ancient Indonesian Buddhist Statues After Decades, Marking Historic Cultural Repatriation

Indonesia and India Join Forces to Preserve UNESCO World Heritage Prambanan Temple

Walaupun sempat terkendala bahasa, kelas tetap berjalan dengan efektif.

“Seni itu melampaui keterbatasan bahasa, saya memang tidak bisa berbahasa Jerman, jadi kalau saya kesulitan menjelaskan, saya membentuk tanah liat saja, dan ternyata siswa lebih cepat mengerti”, ujar Tari.

Tari mengaku membebaskan siswa untuk berkreasi menggunakan tanah liat tersebut.

“Saya hanya berbagi teknik saja”, lanjutnya.

Program mengajar keramik tersebut merupakan beberapa program yang dilakukan antara Indonesia dengan Liechtenstein.

“Seni merupakan bahasa universal, jadi kami sangat senang program ini bisa berlangsung,” ucap Martin Walch, Direktur Kunstschule Liechtenstein ketika melihat langsung kelas keramik tersebut.

“Di sini, kami memiliki banyak program yang bisa dipilih para siswa sebelum mereka memutuskan bidang seni apa yang akan mereka tekuni secara serius di masa depan,” tambahnya.

Dalam program tersebut, Endang Lestari berduet dengan Ursula Federli-Frick, seorang ahli keramik yang juga mengajar di Kunstschule Liechtenstein.

“Saya sangat senang bekerja sama dengan Tari, kami punya selera keramik yang sama”, kelakarnya.

Endang Lestari, merupakan seniman keramik lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, yang telah menggelar berbagai pameran di Indonesia dan luar negeri. Tari juga sempat melakukan lokakarya keramik di berbagai negara. Bagi Tari sendiri, keramik merupakan panggilan hidupnya, walaupun kini tidak banyak seniman yang fokus pada seni keramik. (ATN)

Tags: Forum Seniman dan BudayawanKBRI Bern
No Result
View All Result

Terbaru

  • 30 Countries Unite to Create WAICO, Aiming to Redefine Global AI Governance
  • Indonesia Deepens Asia Trade Push
  • Indonesia Business Confidence Under Pressure
  • Indonesia–Switzerland Alliance Targets Global Mineral Supply Chain Transformation
  • INPEX Advances Indonesia’s Energy Future with Abadi Masela LNG Partnership
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.