• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Startup India Mulai Rambah Pasar Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
July 9, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Startup India Mulai Rambah Pasar Asia Tenggara

Perusahaan rintisan teknologi ritel India, Perpule. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan rintisan teknologi ritel India, Perpule meluncurkan Perpule E-Commerce+ untuk merespon permintaan toko elektronik secara global.

Menurut CEO dan Co Founder Perpule Abhinav Pathak, startup ini sedang memperluas jejaknya di pasar Asia Tenggara dan menargetkan para peritel di Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Singapura, dan Filipina.

“Kami senang bisa terjun ke pasar Asia Tenggara dan akan berusaha melayani pelanggan dengan cara sebaik mungkin melalui platform berbasis teknologi. Kami sangat senang bisa secara resmi mengumumkan kehadiran di Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Singapura, dan Filipina dan akan melakukan apa pun untuk membantu ritel sukses di perjalanan online mereka,” jelas Abhinav melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kamis (9/7/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Dikatakan, komunitas ritel saat ini merupakan sektor yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

“Saya membangun Perpule dengan tujuan untuk membekali pelaku ritel dengan platform online terbaru, mutakhir dan menyediakan dukungan untuk menjalankan bisnis secara efektif dan menguntungkan, bahkan disaat krisis,” terangnya.

Melalui platform ini, peritel luring di bidang fesyen, kebutuhan sehari-hari, elektronik, dan makanan dapat memiliki platform daring dan aplikasi mobile mereka sendiri

Pemain teknologi ritel ini kata dia, menargetkan untuk meraup 20 persen pangsa pasar e-commerce di Asia Tenggara dengan membantu peritel beralih dari model luring ke daring secepat mungkin.

Berdasarkan data Perpule, pasar ritel di Asia Tenggara bernilai lebih dari USD700 miliar dan secara perlahan mengadopsi teknologi modern khususnya di dagang-el (e-commerce) dengan perkiraan pertumbuhan industri sebesar 25 persen pada 2020. (AT Network)

Tags: Asia DigitalAsia Pasifik DigitalE CommersEkonomi DigitalIndustri DigitalPerpuleStartup Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.