• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Sungai dan Laut Cilacap Tercemar Minyak, Pertamina Kerahkan Tim Investigasi

by Redaksi Asiatoday
June 28, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sungai dan Laut Cilacap Tercemar Minyak, Pertamina Kerahkan Tim Investigasi 1

Perairan laut di sekitar kilang Pertamina Cilacap. Dok

ASIATODAY.ID, CILACAP – Ribuan liter minyak tumpah hingga mencemari laut dan sungai di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap Sarjono mengatakan tumpahan minyak tersebut pertama kali diketahui oleh nelayan pada hari Senin (27/6), pukul 17.30 WIB, hingga akhirnya pada pukul 19.00 WIB mulai tercium bau menyengat.

Sejauh ini, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap masih menyelidiki sumber tumpahan minyak yang mengotori perairan Cilacap tersebut khususnya Sungai Donan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

RelatedPosts

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU IV Cilacap, Cecep Supriyatna mengatakan jika dilihat dari fisiknya, tumpahan tersebut merupakan minyak mentah (crude oil).

“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan, investigasi kami,” katanya.

Dikatakan, sebelum terjadi tumpahan minyak, di Area 70 Pertamina Cilacap sedang ada aktivitas muat (loading) minyak dari pipa penyalur ke kapal tanker.

Menurut dia, pihaknya belum mengetahui secara pasti sumber tumpahan minyak tersebut itu berasal dari kapal tanker atau dari pipa penyalur.

“Kawan-kawan di Area 70 sedang mencari sumber tumpahan minyak tersebut,” katanya menegaskan.

Lebih lanjut, Cecep mengatakan PT KPI RU IV Cilacap langsung mengerahkan tim untuk melakukan penanggulangan dan pembersihan setelah menerima informasi tentang kejadian tumpahan minyak tersebut.

Tim PT KPI RU IV Cilacap berupaya melokalisasi tumpahan minyak tersebut dengan menggunakan oil boom jika kondisi cuaca mendukung. Setelah dilokalisasi, tumpahan minyak itu disedot dan dipisahkan dari air dengan menggunakan oil skimmer sebelum dimasukkan kembali ke slot tangki.

“Kami dari semalam melakukan pembersihan sebisa mungkin karena memang kondisi angin dan ombaknya, sehingga tidak maksimal. Kondisi cuaca semalam memang luar biasa sekali,” ujar Cecep.

Ia mengatakan berdasarkan pantauan dengan menggunakan pesawat nirawak (drone), area yang terdampak tumpahan minyak tidak terlalu luas. “Hanya sekitaran Dermaga Batre atau Wijayapura,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, volume minyak yang tumpah diperkirakan sekitar 1.900 liter.

Terkait dengan minyak yang berhasil dikumpulkan warga dan nelayan, dia mengatakan nantinya akan disaring atau dipisahkan dari air dan selanjutnya dimasukkan kembali ke tangki.

Hingga saat ini, Pertamina masih mendata jumlah warga yang terlibat dalam kegiatan pembersihan tersebut. Dalam hal ini, pihaknya akan memberikan kompensasi kepada warga yang ikut mengumpulkan tumpahan minyak dan membersihkan wilayah perairan tersebut.

“Saat ini kami masih fokus pada upaya penanggulangan. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup terkait langkah selanjutnya,” kata Cecep. (ANT)

Tags: KIlang CilacapPencemaran LautPencemaran SungaiTumpahan Minyak Mentah
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.