• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Taiwan Kecam Tindakan Provokasi China

by Redaksi Asiatoday
September 12, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Taiwan Siap Gelar Pemilu, Presiden Tsai Ditantang Tokoh Pro-Beijing

Negara Taiwan. Ist

ASIATODAY.ID, TAIPEI – Taiwan mengecam keras tindakan provokatif yang dilakukan oleh China.

Kecaman itu menyusul tindakan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang mengadakan latihan militer berskala besar di wilayah udara barat daya Taiwan pada tanggal 9 dan 10 September 2020.

Dalam 2 hari tersebut, sejumlah pesawat Angkatan Udara PLA memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan tanpa izin.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

“Manuver militer oleh pemerintah China ini adalah tindakan provokasi serius bagi Taiwan, dan ancaman besar bagi perdamaian dan stabilitas regional. Pemerintah Taiwan mengutuk keras tindakan provokasi dan ancaman dari pemerintah China tersebut,” demikian pernyataan Kementerian Luar negeri Taiwan (MOFA) dikutip Sabtu (12/9/2020).

“Pemerintah China menganggap remeh keamanan dan stabilitas regional, dengan memasuki ADIZ negara lain tanpa izin secara terang-terangan. Tindakan provokasi semacam itu merupakan sinyal berbahaya bagi kawasan dan komunitas internasional. Karena apa yang terjadi pada Taiwan saat ini, pada kemudian hari akan dialami oleh negara lain,” lanjut MOFA.

Militer Taiwan setiap saat mengawasi gangguan yang ditimbulkan oleh pesawat militer China, dan merespons secara efektif.

Taiwan tidak memancing konfrontasi, tetapi juga tidak akan mundur ketika menghadapi ancaman. Masyarakat dapat dengan tenang dan percaya bahwa militer nasional Taiwan memiliki tekad dan kemampuan untuk mempertahankan keamanan negara.

“Pemerintah China sedang menanamkan faktor ketidakstabilan ekstrim secara regional. Komunitas internasional harus memperhatikan dengan saksama tindakan agresif yang sedang berkembang ini,” lanjut pernyataan MOFA.

Pada tanggal 10 September, Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) telah memberikan informasi kepada negara-negara sahabat terkait ancaman China.  

Pemerintah Taiwan menyerukan kepada komunitas internasional yang menghargai perdamaian dan mendukung stabilitas regional untuk melihat keseriusan ancaman yang ditimbulkan oleh pemerintah China terhadap perdamaian dan stabilitas regional, dan bersama-sama menghadapi situasi ini. (ATN)
 

Tags: ChinaIndo PasifikTaiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.