• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Tangkal Hagemoni China, Jepang dan Australia Jalin Relasi Khusus

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tangkal Hagemoni China, Jepang dan Australia Jalin Relasi Khusus

Pertemuan Quad antara Menteri Luar Negeri Jepang, Australia, India dan Amerika Serikat. Foto: WWNO

ASIATODAY.ID, TOKYO – Jepang dan Australia sepakat menjalin kemitraan khusus, strategis, dan kerja sama yang luar biasa.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi, Rabu (7/10/2020) pada awal pertemuan dengan mitranya dari Australia.

Pertemuan Motegi dengan Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne berlangsung sehari setelah pertemuan kelompok menteri luar negeri Quad, yang diikuti Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan India.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Dalam pertemuan itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyerukan kerja sama yang lebih dalam dengan sekut-sekutu Asia sebagai benteng pertahanan terhadap pengaruh regional China yang berkembang.

Motegi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Payne pada Selasa bertemu secara terpisah dengan Pompeo dan keduanya membahas keprihatinan bersama mereka mengenai aktivitas China di Indo-Pasifik.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo pada Selasa (6/10) memulai pertemuan dengan rekan-rekannya dari Asia dan Indo-Pasifik ketika Washington berupaya untuk memperkuat dukungan di antara sekutu regional pada saat ketegangan hubungan historis dengan China.

Perjalanan itu merupakan yang pertama ke Asia Timur sejak Juli 2019, telah dikurangi menjadi satu hari penuh di Jepang, setelah Presiden AS Donald Trump didiagnosis dengan virus Corona. Pompeo membatalkan rencana kunjungan ke Mongolia dan Korea Selatan.

China telah mengecam Quad sebagai upaya untuk menahan perkembangan negeri Tirai Bambu itu. Sementara pertemuan Quad mungkin tidak menghasilkan rencana tindakan tertentu.

“Namun fakta dari pertemuan tersebut akan menjadi peringatan bagi China dan menimbulkan kecemasan di Beijing bahwa suatu hari mungkin akan tumbuh pengelompokan formal seperti NATO,” kata para ahli.

Juru bicara kementerian luar negeri India Anurag Srivastava mengatakan para menteri luar negeri kemungkinan akan menekankan dukungan mereka untuk kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka pada pertemuan tersebut. (Ant)

Tags: Amerika SerikatAustraliaIndiaJepangQuad
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.