• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Temuan Gunung Emas di Kongo, Potensinya Capai 90 Persen Mineral Berharga di Dunia

by Redaksi Asiatoday
March 14, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Temuan Gunung Emas di Kongo, Potensinya Capai 90 Persen Mineral Berharga di Dunia

Provinsi Kivu Selatan, Kongo, Afrika. Dok

ASIATODAY.ID, KIVU – Penemuan gunung emas di Kongo, Afrika menggegerkan dunia. Pasalnya gunung di Luhihi, di Provinsi Kivu Selatan, Kongo itu mempunyai potensi 60 hingga 90 persen emas.

Dilansir dari Unilad, sebuah video yang menunjukkan gunung emas itu berasal dari Republik Demokratik Kongo, Afrika. Setelah berita tentang emas yang digali dari gunung emas Kongo tersebar di daerah tersebut, ribuan orang bergegas ke gunung dan memulai perburuan harta karun tersebut.

Gunung tersebut mempunyai kandungan 90 persen Emas. Pihak berwenang harus melarang penambangan di sebuah desa di Republik Demokratik Kongo setelah gunung yang kaya kandungan emas ditemukan.

RelatedPosts

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order

Indonesia Boosts Energy Security With 45,900 Tons of LPG From US

Venant Burume Muhigirwa, Menteri Pertambangan Kivu Selatan, mengatakan masuknya penggali membuat ramai desa kecil tempat gunung itu berada, sekitar 50 km (30 mil) dari ibu kota provinsi, Bukavu.

Tanah di gunung tersebut diperkirakan terdiri dari ’60 persen hingga 90 persen ’emas, menurut laporan BBC Tori Pesin.

Penambangan subsisten, seperti yang terlihat dalam video itu, melibatkan penggali liat dengan alat-alat yang belum sempurna dan umum di seluruh Republik Demokratik Kongo, lapor Reuters.

Penambangan emas tradisional dikatakan tersebar luas di timur penghasil emas dan timur laut negara itu, tetapi keputusan yang dikeluarkan pada hari Senin, 1 Maret, mengharuskan semua penambang, pedagang dan anggota angkatan bersenjata Kongo (FARDC) meninggalkan lokasi tambang di sekitar daerah Luhihi. (ATN)

Tags: AfrikaKongoTambang Emas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026
  • Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition
  • ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.