• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Tencent Akuisisi Iflix untuk Rebut Pasar Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
June 25, 2020
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tencent Akuisisi Iflix untuk Rebut Pasar Asia Tenggara

Raksasa teknologi asal China, Tencent. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Raksasa teknologi asal China, Tencent mengakuisisi perusahaan teknologi dan sumber daya platform konten video streaming Malaysia, Iflix.

Tencent ingin memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara.

Menyitat Reuters, Tencent mengatakan bahwa konten internasional, lokal dan orginal Iflix akan memungkinkannya memperluas jangkauan layanan streaming video di luar negaranya. Sebelumnya, Tencent telah meluncurkan WeTV  di Thailand pada 2019.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Juru bicara Tencent menolak mengungkap besaran kesepakatan itu. Sementara, media hiburan AS, Variety, mengutip orang-orang yang mengetahui hal tersebut mengatakan bahwa kesepakatan itu bernilai beberapa puluh juta dolar AS.

Kesepakatan itu jauh lebih kecil dari nilai 1 miliar dolar AS yang dicari Iflix pada 2019 ketika merencanakan listing publik di Australia.

Startup Malaysia, yang telah tumbuh lebih dari 300 juta dolar AS itu mengatakan memiliki lebih dari 25 juta pengguna aktif di Asia Tenggara. Namun, menurut sumber Reuters, Iflix telah menghadapi akumulasi kerugian yang signifikan dan kesulitan keuangan.

Pembelian ini datang sebagai bagian dari upaya Tencent untuk memanfaatkan basis pengguna yang tumbuh cepat di wilayah Asia Tenggara.

Tencent Video, platform streaming di China, memiliki lebih dari 110 juta pelanggan berbayar pada akhir Maret.

WeTV akan menghadapi persaingan sengit di pasar Asia Tenggara, termasuk dengan raksasa streaming AS Netflix dan pesaing dari China, iQIYI.

Reuters melaporkan pada bulan Juni bahwa Tencent sedang dalam pembicaraan awal untuk menjadi pemegang saham terbesar iQIYI. Kedua perusahaan menolak berkomentar. (ATN)

Tags: IflixTencent Holdings Ltd
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.