• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Tencent Siap Akuisisi Perusahaan Gim Inggris Sumo Senilai Rp18,4 Triliun

by Redaksi Asiatoday
July 22, 2021
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tencent Siap Akuisisi Perusahaan Gim Inggris Sumo Senilai Rp18,4 Triliun

Tencent Holdings. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Raksasa teknologi China, Tencent mengumumkan rencana mereka untuk membeli perusahaan gim Inggris Sumo Group senilai USD1,27 miliar atau sekitar Rp 18,4 triliun.

Tencent diketahui sudah memiliki saham sebesar 8,75 persen.

Studio utama dari Sumo Group yaitu Sumo Digital, dikenal sebagai pengembang dalam beberapa judul game seperti Sackboy: A Big Adventure, Crackdown 3, serta Team Sonic Racing.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

CEO Sumo Carl Cavers mengatakan bahwa dia dan dua pendiri lainnya, Paul Porter dan Darren Mills, bersemangat dengan apa yang mereka lakukan dan berkomitmen melanjutkan peran mereka.

“Kesempatan kami untuk bekerja dengan Tencent adalah salah satu yang tidak bisa kami lewatkan,” kata Cavers seperti dilansir dari The Verge, Kamis (22/7/2021).

“Ini akan membawa dimensi lain ke Sumo, menghadirkan peluang bagi kami untuk benar-benar menorehkan jejak kami di industri yang luar biasa ini, dengan cara yang sebelumnya tidak terjangkau,” ucapnya menambahkan.

Cavers melanjutkan, Tencent telah menunjukkan komitmen mereka untuk mendukung pekerjaan dari klien Sumo, serta kekayaan intelektualnya sendiri, sehingga perubahan yang terjadi tidak akan terlalu cepat.

Pembelian ini pun memberikan Tencent pijakan lain di industri game dunia, mengikuti investasi di perusahaan seperti Epic, Riot, Activison, dan Ubisoft.

Chief Strategy Officer Tencent, James Mitchell, juga menyebut bahwa mereka bermaksud membawa keahlian dan sumber dayanya untuk mempercepat pertumbuhan Sumo baik di Inggris, serta di luar negeri.

“Kami percaya transaksi yang diusulkan menguntungkan semua pemangku kepentingan, memberikan nilai menarik bagi pemegang saham Sumo, sekaligus meningkatkan bisnis Sumo di masa depan,” kata Mitchell.

Tencent sendiri saat ini merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, yang berhasil lewat aplikasi media sosial Weixin atau WeChat.

Mereka juga bermain di pasar video game dan esport, termasuk kepemilikan Riot Games yang mengembangkan League of Legends, saham di Epic Games yang membuat Fortnite, dan Supercell yang membuat Clash of Clans.

Dikutip dari The Guardian, analisis yang dipimpin oleh Katie Cousins di Shore Capital menyebut, pada 2021, Tencent telah menyelesaikan 10 investasi lain di perusahaan video game.

Dalam catatannya, pemerintah Inggris tidak bisa ikut campur untuk pengambil alihan ini, meski sempat ada kekhawatiran terkait akuisisi oleh China pada bisnis Inggris seperti produsen semikonduktor Newport Water Fab, dengan alasan keamanan.

Akuisisi Sumo oleh Tencent pun akan menjadi kesepakatann bernilai miliaran dolar kedua yang melibatkan pengembang gim Inggris tahun ini. Sebelumnya, Electronic Arts mengakuisisi Codemasters dengan harga yang sama pada Februari. (ATN)

Tags: Industri GameSumoTencent Holdings Ltd
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.