• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Transaksi LCS Indonesia dan China Capai USD15 Juta per Bulan hingga Oktober 2021

by Redaksi Asiatoday
December 23, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kapan Indonesia Terbebas dari Jerat Utang Asing?

Bank Indonesia. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal atau Local Currency Settlement (LCS) antara Indonesia dan China telah mencapai USD15 juta per bulan hingga Oktober 2021.

Menurut Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia Donny Hutabarat, jumlah tersebut baru mencapai 0,2 persen dari total nilai perdagangan antara China dan Indonesia yang mencapai rata-rata USD8,09 miliar per bulan.

Masih rendahnya transaksi LCS Indonesia dan China sejalan dengan penyesuaian sistem oleh bank Appointed Cross Currency Dealers (ACCD).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Jika dibandingkan dengan total nilai perdagangan, nilai transaksi LCS menunjukkan tren yang positif, meskipun masih berada di tingkat yang rendah pada 2021,” katanya dalam Webinar, Kamis (23/12/2021).

Donny menyampaikan, kondisi ini menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk pertumbuhan yang cukup besar untuk penggunaan LCS dalam perdagangan indonesia dan China.

BI mencatat, total nilai transaksi LCS hingga Oktober 2021 telah mencapai USD1,68 miliar.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sejak 2018, yang mana pada periode tersebut transaksi LCS tercatat mencapai USD348 juta. Kemudian pada 2019 dan 2020, transaksi LCS terus meningkat dengan masing-masingnya mencapai USD760 juta dan USD800juta.

“Sekarang di 2021, hingga Oktober 2021 sudah mencapai USD1,68 miliar, jadi ada peningkatan yang signifikan dari transaksi LCS sejak diimplementasikan,” kata Donny. (ATN)

Tags: Bank IndonesiaKerjasama Indonesia-ChinaLocal Currency Settlement
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.