• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

UE Ingatkan Konsumen untuk Bersiap Kehilangan Semua Uang di Kripto

by Redaksi Asiatoday
March 20, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Fantastis, Harga Bitcoin Mendekati Rp700 Juta

Bitcoin. Ist

ASIATODAY.ID, LONDON – Pengawas sekuritas, perbankan, dan asuransi Uni Eropa (UE) mengingatkan bahwa konsumen berisiko kehilangan semua uang yang diinvestasikan pada aset kripto karena dapat menjadi mangsa penipuan.

“Konsumen menghadapi kemungkinan yang sangat nyata kehilangan semua uang yang diinvestasikan jika mereka membeli aset-aset ini,” kata tiga otoritas UE tersebut dalam sebuah pernyataan, dikutip dari web resmi European Banking Authority (EBA) pada Minggu (20/3/2022).

Otoritas Pengawas Eropa (EBA, ESMA, dan EIOPA – ESA) memperingatkan konsumen bahwa banyak aset kripto berisiko dan spekulatif.

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

ESA menetapkan langkah-langkah utama yang dapat diambil konsumen untuk memastikan mereka membuat keputusan tepat.

Hal ini menandai peningkatan peringatan langsung kepada konsumen tentang aset kripto oleh otoritas UE.

Menurut UE, konsumen tidak memiliki perlindungan atau jalan lain untuk kompensasi berdasarkan undang-undang layanan keuangan UE yang ada.

Regulator semakin khawatir semakin banyak konsumen membeli 17.000 aset kripto yang berbeda termasuk bitcoin dan ethereum yang memiliki pangsa sekitar 60% dari pasar, tanpa sepenuhnya menyadari risikonya, kata regulator.

Dalam peringatan mereka, ESA menyoroti bahwa aset ini tidak cocok untuk sebagian besar konsumen ritel sebagai investasi atau sebagai alat pembayaran atau pertukaran.

Konsumen menghadapi kemungkinan nyata untuk kehilangan semua uang yang diinvestasikan jika membeli aset-aset ini.

“Konsumen harus waspada terhadap risiko iklan yang menyesatkan, termasuk melalui media sosial dan influencer. Konsumen harus sangat waspada terhadap pengembalian (return) cepat atau tinggi yang dijanjikan, terutama yang terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan,” demikian pernyataan itu.

Konsumen juga harus menyadari bahwa konsumsi energi untuk memroduksi beberapa aset kripto tinggi dan ada dampak lingkungan yang ditimbulkannya, kata pernyataan itu. (ATN)

Tags: CryptocurrencyDigital CurrencyKriptoUni Eropa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.