• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Usai Dievakuasi dari Diamond Princess,13 Warga Amerika Dirawat di Nebraska 

by Redaksi Asiatoday
February 18, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wabah Virus Corona Kian Mengganas, Kematian Sudah Capai 1.011 Jiwa

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Usai dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess, 13 warga Amerika Serikat yang terjangkit virus corona Covid-19 dan dianggap sebagai pasien “berisiko tinggi” langsung dirawat di fasilitas khusus di Universitas Nebraska.

Ke 13 warga ini merupakan bagian dari 338 warga AS yang dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess di Jepang.

AS mengirim dua pesawat dalam mengevakuasi ratusan warga dari Diamond Princess. Pesawat yang mengangkut gelombang pertama tiba di Pangkalan Udara Travis di California pada Minggu malam, dan yang kedua di Texas pada Senin pagi.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Sejumlah pasien berisiko tinggi telah dibawa ke Omaha, Nebraska, untuk dirawat di Universitas Nebraska,” kata Robert Kadlec dari Badan Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan AS, melansir AFP, Selasa (18/22020).

Pejabat Kementerian Luar Negeri AS William Walters menambahkan bahwa dari 13 pasien, enam berasal dari pesawat gelombang pertama dan tujuh yang mendarat di Texas. Belum diketahui pasti apakah semua orang itu positif terinfeksi korona Covid-19 atau hanya beberapa dari mereka.

Staf medis di Nebraska melakukan tes ulang korona terhadap ke-13 pasien.

“Sampai tes ini selesai, mereka semua akan diisolasi di ruangan mereka masing-masing,” kata Shelly Schwedhelm, seorang petugas di Pusat Medis Universitas Nebraska.

Ia menambahkan, 12 pasien berada di ruang karantina, sementara satu lainnya di fasilitas khusus yang pernah digunakan saat terjadinya wabah virus Ebola.

Sementara itu, jumlah korban tewas wabah virus corona Covid-19 kembali bertambah dan melewati 1.800 orang per hari ini, Selasa 18 Februari 2020. Data terbaru ditambahkan usai otoritas Hubei melaporkan adanya 93 kematian terbaru.

Dalam keterangan terbaru, Komisi Kesehatan Nasional China juga mencatat ada 1.807 kasus terbaru virus corona Covid-19. Angka tersebut relatif lebih rendah bila dibanding Senin kemarin.

Tambahan kasus baru menempatkan total angkanya melampaui 72.300 di seantero China. Sementara untuk pasien sembuh virus corona Covid-19, jumlahnya telah melewati 11 ribu. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusCorona AsiaDiamond Princess CruisVirus CoronaVirus PneumoniaWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.