• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, July 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Varian Delta Menyerang Kapal Perang Korsel, 80 Persen Awak Terinfeksi Covid-19

by Redaksi Asiatoday
July 19, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Korut Protes Keras Operasi Angkatan Laut Korsel

Angkatan Laut Korea Selatan. Dok

ASIATODAY.ID, SEOUL – Virus Covid-19 Varian Delta telah menyerang Kapal perang Korea Selatan (Korsel).

Militer Korsel mencatat 80 persen awak kapal perang yang sedang bertugas di Teluk Aden positif terinfeksi Covid-19.

Meski klaster itu tidak berkaitan dengan infeksi baru di dalam negeri, karena kapal itu telah meninggalkan Korsel untuk memulai misinya pada Februari, namun penambahan 247 kasus telah mencatat penambahan 1.252 kasus di negara itu pada Minggu (18/7/2021).

RelatedPosts

Cambodia Scam Crackdown Sparks Repatriation Rush

Nadiem Makarim Appeals 10-Year Corruption Conviction

WHO Declares Hantavirus Outbreak Over, But Ebola Crisis Deepens

Kepala Staf Gabungan militer Korsel pada Senin (19/7/2021) mengatakan, hanya 50 dari 301 personel kapal perang itu yang menunjukkan hasil tes negatif saat wabah pertama kali dilaporkan pada 15 Juli.

Otoritas telah memulai operasi untuk memulangkan semua awak dan sebuah tim pengganti telah dikerahkan ke lokasi untuk membawa pulang kapal tersebut.

Korsel selama ini dianggap lebih baik daripada negara-negara maju lain dalam hal jumlah kasus dan kematian Covid-19. Namun, angka yang tercatat pada Minggu menunjukkan, negara itu telah terdata lebih dari 1.100 kasus baru sehari selama hampir dua pekan ketika lonjakan kasus dipicu varian Delta yang sangat menular.

Sejauh ini Korsel mencatat 179.203 kasus dan 2.058 kematian. Sekitar 31,4 persen dari 52 juta populasinya telah menerima sedikitnya satu dosis vaksin, sementara 12,7 persen lainnya telah divaksin secara penuh.

Berkat vaksinasi besar-besaran pada penduduk lansia dan yang rentan, lonjakan jumlah kasus belum diikuti dengan kenaikan signifikan pada jumlah kasus yang dirawat atau meninggal. Pada Minggu, tingkat kematian hanya 1,15 persen dan kasus yang dirawat berjumlah 185 orang.

Mengutip sumber militer, kantor berita Yonhap melaporkan tak satu pun awak kapal perang tersebut mengalami sakit parah, meski pun seorang awak telah memperlihatkan kondisi kesehatan yang memerlukan observasi lebih lanjut.

Kementerian pertahanan mengatakan belum ada satu pun awak di kapal itu yang telah divaksin Covid-19 karena mereka meninggalkan Korsel pada Februari, sebelum program vaksinasi dimulai bagi personel militer. (ATN)

Tags: COVID-19Korea Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • UAE’s Damac Digital Plans Multi-Billion-Dollar Data Center Investment in Indonesia
  • Cambodia Scam Crackdown Sparks Repatriation Rush
  • Nadiem Makarim Appeals 10-Year Corruption Conviction
  • Modi to Launch Prambanan Restoration, Strengthening India–Indonesia Cultural Ties
  • Indonesia’s Palm Oil Exports to China Tumble as Nickel Reshapes Bilateral Trade
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.