• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Warga Hong Kong Bebas Pilih Vaksin Sesuai Keinginan

by Redaksi Asiatoday
December 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cegah Penyebaran Virus Corona, Hong Kong akan Tutup Perbatasan dengan China

Hong Kong dan China. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Hong Kong akan memberikan kebebasan kepada penduduknya untuk memilih vaksin Covid-19 sesuai keinginan. Kota semi otonom itu baru-baru ini telah mengamankan 7,5 juta dosis vaksin dari AstraZeneca Plc.

Dengan demikian, total dosis vaksin yang telah diamankan yakni 22,5 juta termasuk perjanjian dengan Pfizer Inc.-BioNTech SE dan pengembang China Sinovac Biotech Ltd.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (25/12/2020), Kepala Eksekutif Carrie Lam mengatakan Hong Kong sedang mengupayakan 7,5 juta dosis lebih lanjut dan penduduk akan ditawari pilihan vaksin mana yang akan mereka ambil.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Ketiga kandidat tersebut sangat berbeda dan belum satu pun disetujui untuk digunakan di kota itu.

Dalam upaya untuk mendorong penggunaan vaksin, Lam mengatakan bahwa pemerintah akan menyiapkan dana untuk memberikan dukungan keuangan bagi pasien yang mengalami efek samping.

Vaksin Pfizer, yang menurut data memiliki tingkat perlindungan 95 persen terhadap Covid-19, menggunakan teknologi baru messenger RNA yang mengubah sel tubuh menjadi penghasil antibodi untuk melawan virus corona. Meskipun suntikan dianggap aman, ada beberapa laporan tentang reaksi alergi yang serius.

Sedangkan vaksin Sinovac dibuat menggunakan versi tidak aktif dari virus corona yang dikatakan sebagai sistem kekebalan utama manusia untuk melawannya.

Vaksin tersebut ternyata lebih dari 50 persen efektif dalam uji klinis di Brasil, meskipun para peneliti menunda untuk merilis lebih banyak informasi atas permintaan perusahaan. Vaksin AstraZeneca memiliki kesepakatan pasokan paling banyak di seluruh dunia, tetapi hasil klinis awal masih beragam.

Lam mengatakan bahwa pemerintah telah menunjuk sebuah komite untuk menyetujui penggunaan darurat vaksin, menandakan pemerintah kota semakin dekat untuk memberi otorisasi kepada para kandidat.

Negara-negara yang tidak memiliki kapasitas untuk memvalidasi terapi obat eksperimental secara independen sering kali mengandalkan ulasan otoritas obat terkemuka global seperti Food and Drug Administration AS. Penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech sejauh ini telah disetujui di AS dan Uni Eropa, sementara Singapura menyetujuinya minggu lalu.

Bloomberg melaporkan awal bulan ini bahwa Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co., perusahaan China dengan hak untuk memasarkan vaksin Pfizer-BioNTech di Hong Kong, sedang bersiap untuk meminta persetujuan suntikan, segera setelah AS mengizinkannya. (ATN)

Tags: Hong KongVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.