• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

World Environment Day: FIF Group Tanam Ribuan Pohon Endemik di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
June 29, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
World Environment Day: FIF Group Tanam Ribuan Pohon Endemik di Indonesia

Kick off penanaman pohon se-Indonesia yang dilakukan PT Federal International Finance (FIF Group). Dok FIF

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perubahan iklim dan pemanasan global mendorong korporasi di seluruh dunia mengambil peran untuk menyelamatkan bumi melalui berbagai aksi nyata, salah satunya melalui gerakan penghijauan dengan menanam pohon.

Di Indonesia, PT Federal International Finance (FIF Group), salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk melakukan hal itu bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang jatuh setiap tanggal 5 Juni.

FIF Group secara serentak mulai melakukan  kick off Hijaukan Bumi dan Lingkungan “Penanaman Pohon Endemik FIF Group 2021”.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Selain itu juga, berlangsung pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk penanaman pohon Endemik jenis pohon Ketapang (Terminalia catappa) secara serentak di 55 titik se-Indonesia. Karena situasi masih pandemi Covid-19, kegiatan itu dilakukan secara virtual.

Esther Sri Harjati, Human Capital (HC), General Support (GS), & Corporate Communication Director FIF Group mengatakan penyebab perubahan iklim ini tidak hanya karena bencana alam saja, tetapi juga akibat yang dilakukan oleh manusia itu sendiri.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di Indonesia sendiri setidaknya 1.649.258 hektare hutan habis terbakar pada tahun 2019, 296.757 hektare pada tahun 2020, dan hingga akhir Mei tahun 2021 ini, sekitar 29 ribu hektare hutan terbakar.

“Besarnya kebakaran hutan ini diperparah oleh pembakaran hutan untuk pembebasan lahan serta perluasan area pembangunan, belum lagi penebangan pohon illegal, tentu akan lebih banyak lagi pohon yang hilang di bumi ini, tak terkecuali Indonesia,” ujar Esther, Senin (28/6/2021).

Dengan hilangnya banyak pohon akibat bencana alam dan ulah manusia, timbulah bencana yang lain, seperti kekeringan, banjir, dan juga longsor.

“Kita harus mengambil aksi segera untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya yang tadi telah disebutkan, seperti kekeringan, banjir serta longsor. FIF Group sebagai bagian dari Astra senantiasa melaksanakan Pilar Penghijauan yang diwujudkan dalam komitmen pengelolaan lingkungan serta program-program perbaikan lingkungan lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Yulian Warman selaku Chief of Corporate Communication & Corporate Social Responsibility (CSR) FIF Group menambahkan pemilihan bibit pohon endemik juga bertujuan agar keberlangsungan ekosistem pohon endemik terus terjaga.

“Program ini telah dipersiapkan dengan konsultasi dengan dinas terkait di 55 titik penanaman ,” ungkap Yulian sembari menjelaskan bahwa program ini didukung oleh Dana Sosial Syariah FIF Group.

Awan Rahargo, Senior Manager MURI mengapresiasi aksi nyata FIF Group.

“Kegiatan ini telah mampu dicatat sesuai dengan syarat dan kriteria MURI sebagai pencatat peristiwa-peristiwa superlatif. Dengan bangga dan hormat, serta sudah disaksikan oleh manajemen FIF Group dan rekan FIF Group, kami dari MURI memberikan penghargaan kepada FIF Group,” ujar Awan. (ATN)

Tags: Astra InternationalClimate ChangeFIF GroupGlobal WarmingPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.