• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pacu Industri Pariwisata, Bank Mandiri Perkuat KUR di Destinasi Prioritas

by Redaksi Asiatoday
January 18, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Digugat Rp800 Triliun oleh Warga Swedia, Bank Mandiri Lapor Balik

Gedung Bank Mandiri. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. berkomitmen untuk memperkuat industri pariwisata Indonesia melalui peningkatan Kredit Usaha rakyat (KUR) sektor pariwisata, terkhusus di wilayah destinasi wisata prioritas.

Destinasi wisata tersebut di antaranya Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Labuan Bajo di NTT, Mandalika di NTB, dan Likupang di Sulawesi Utara.

SVP Micro Development & Agen Banking Bank Mandiri Zedo Faly mengatakan sektor pariwisata memang menjadi salah satu fokus penyaluran KUR perseroan tahun ini.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

“Di samping mendukung program kepariwisataan nasional, kami juga ingin mengembangkan usaha-usaha kecil terkait seperti pelaku usaha agrowisata, restoran dan rumah makan tradisional, usaha penginapan dan transportasi, serta usaha kerajinan suvenir dan oleh-oleh,” ujar Zedo melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (18/01/2020).

Zedo optimis dapat menjangkau para pelaku usaha tersebut mengingat suku bunga KUR dipangkas menjadi 6 persen, dari 7 persen tahun lalu. Di samping itu, pihaknya juga akan terus memperbaiki proses bisnis KUR agar dapat semakin mudah dan cepat dirasakan pelaku usaha.

Perseroan mencatat telah menyalurkan KUR sebesar Rp260 milliar kepada 3.410 debitur sektor pariwisata di 5 destinasi wisata super prioritas.

Adapun secara total, perseroan telah menyalurkan KUR sebesar Rp25,02 triliun atau sebesar 100,09 persen dari target yang ditetapkan pada 2019.

Menurut Zedo, seluruh penyaluran tersebut dilakukan secara hati-hati sehingga berhasil menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) KUR di angka 0,44 persen.

“Penyaluran KUR tahun lalu juga telah dilaksanakan sesuai dengan arahan pemerintah, dimana fokus utama tetap pada sektor produksi. Tahun lalu, 50,1 persen KUR Bank Mandiri atau sebesar Rp12,53 triliun telah disalurkan ke sektor produksi,” tuturnya.

Dia merincikan, kredit produksi yang disalurkan ke sektor pertanian sebesar 17,89 persen, sektor perikanan 0,28 persen, dan sektor industri pengolahan 3,77 persen. Adapun penyaluran KUR di sektor pertambangan garam rakyat dan sektor jasa produksi masing-masingnya sebesar 0,01% dan 28,15 persen.

Sementara pada 2020, Zedo mengatakan penyaluran KUR Bank Mandiri ditargetkan mencapai Rp30 triliun dengan rincian KUR Mikro sebesar Rp12 triliun, KUR kecil Rp 19,975 triliun dan KUR TKI sebesar Rp 25 Miliar.

Untuk memperbesar porsi penyaluran di sektor wisata, perseroan akan melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha dengan memanfaatkan jaringan mikro Mandiri yang telah memiliki pemahaman tentang kearifan lokal di lima destinasi wisata tersebut.

Selain itu, perseroan juga akan menjalin kerja sama dengan operator di destinasi wisata serta nasabah eksisting perseroan di bidang tour & travel, yaitu melalui pemberian referral kepada pelaku usaha yang menjadi value chain nasabah sehingga bisa meningkatkan kelayakan untuk mendapatkan kredit. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Bank MandiriDestinasi PrioritasDestinasi Super PrioritasIndustri PariwisataPariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.